Aliansi Pemuda Cinta Bertani(APECIB) Menuntut ketua Kelompok Tani Lebih Transparan,

journalntb.com
Aliansi Pemuda Cinta Bertani (APECIB) menuntut Ketua Kelompok Tani Se-Desa Bakan Kecamatan Janapria untuk lebih transparan dan memperdulikan para petani saat ini yang mengalami hambatan.

Ketua APECIB Sanusi saat ditemui MetroNTB dan journalntb.com mengatakan" saat ini semua ketua kelompok tani yang ada di Desa Bakan bahkan ke sekecamatan Janapria tidak ada yang transparan mengenai program atau sumbangan dari pemerintah kemasyarakat" ujarnya.

Keadaan yang terjadi saat ini dilapangan Sanusi menjelaskan bahwa hampir 68% atau 400 Hertar lahan sawah yang di tanami padi mengalami Hama Siput yang lagi menyerang, ditambah juga dengan Pupuk yang mengalami kelangkaan. "Ini menjadi tuntutan Kami dari APECIB untuk semua Ketua Kelompok Tani memberikan solusi bahkan penyuluhan kepada masyarakat untuk menyikapi persoalan ini"Terangnya Sanusi

Petani sebenarnya harus diperhatikan penuh oleh Pemerintah karena pendapatan masyarakat Hanya lewat bertani sebagai salah satu dasar perekonomiannya"Lanjut Sanusi.

Disamping itu Ketua APECIB Sanusi dengan Tegas meminta kepada pemerintah Lombok Tengah dan dinas pertanian untuk memberikan Solusi agar persoalan kelangkaan Pupuk yang bahkan Tahun demi Tahun persoalan ini terus terjadi.

Disinggung juga Bahwa pemerintah harus benar-benar teliti dan menagawasi dalam memberikan program atau sumbangan kepada kelompok Tani agar tidak ada penyelewengan yang dilakukan oleh Ketua Kelompok Tani sehingga segala bentuk program dari pemerintah itu
Ada beberapa pengurus kelompok tani didesa bakan yg terindikasi tidak transparan bahkan tdk ada realisasi dlm berbagai bentuk program penyaluran bantuan subsidi kepada anggota ato masyarakat, dan jangan sampai Kelompok Tani dijadikan Usaha untuk meraut keuntungan" Tambah Ketua APECIB Sanusi.

(Oji / Rois)

0 komentar:

Posting Komentar