Wagub HM Abikan Panggilan Bawaslu


Journal NTB. 
Mataram. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) NTB yang menyebut pasangan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur NTB H. Moh Suhaili FT – H. Muh Amin bersalah, mulai dipersoalkan.  Menanggapi itu, sebagai bakal calon Wakil Gubernur NTB, Muh. Amin menegaskan, bahwa Bawaslu NTB tidak punya kewenangan untuk memanggil dirinya terkait dugaan pelanggaran kegiatan pengenalan pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur itu.  Bawaslu dinilai terlalu prematur menjustifikasi dirinya dan Suhaili melanggar aturan.

"kita belum memasuki pelanggaran, karena belum punya pasangan calon, jangkan SK calon, SK partai saja belum. Apa mau panggil saya dalam kapasitas sebagi Wakil Gubernur?," tegas Amin, kepada wartawan. Wagub HM  Amin, menegaskan, kehadirannya dikegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah Kabupaten Lombok Tengah itu dalam kapasitas sebagai wakil Gubernur. Ia juga saat memberikan sambutan menyebut dirinya diundang sebagai Wakil Gubernur. Adapun jika disebutkan sebagai calon wakil Gubernur, menurutnya hal itu wajar-wajar saja.

"Saya dipanggil (Bawaslu) tapi endak hadir, untuk apa saya hadir?, dalam kapasitas apa?. Karena saya hadir sebagai Wagub, jadi boleh saya tidak penuhi," kata dia.

Ketua DPW Partai Nasdem itu pada dasarnya ingin membalas secara tertulis permintaan klarifikasi dari Bawaslu tersebut. Namun karena kesibukannya, sehingga ia belum sempat untuk membuat surat balasan itu.

"Karena ini masih ruang hampa dia, jadi mau menegur endak bisa, karena belum ada SK, tim sukses juga endak ada. Jadi mau di diskualifikasi juga belum jadi calon, mau diberikan sanksi juga sama (belum jadi calon). Jadi kami belum masuk keruangan pelanggaran itu. Kita juga disana endak ada bilang pilih saya," jelasnya.

Namun demikian, ia menghargai tindakan Bawaslu dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Hanya saja, menurutnya Bawaslu harus bersikap lebih adil.

"Kita hargailah, Bawaslu telah mejalankan tugas pokok dan  fungsinya. Tapi kalau memang begitu, kegiatan kita kemarin apa bedanya sama yang lain-lain yang juga memperkenalkan diri lewat baliho itu, meskipun ndak ngomong tapi kan memperkenalkan diri. Terus apa bawaslu mencopot itu juga," ucapnya.

Ia menyarankan pada Bawaslu supaya ia juga aktif dalam memberikan himbauan pada pada pasangan calon. Dengan tujuan untuk memberikan edukasi.  "Ya perlu himbauan, untuk mengedukasi masyarakat dan disosialisasikan. Supaya kita juga hati-hati dan tidak dikatakan melanggar,"sebutnya.

0 komentar:

Posting Komentar