Trauma Healing, Intens dilakukan Dikdas Lobar Ke Semua Sekolah.

JournalNTB.com, Lombok Barat -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat melakukan program Trauma ( Trauma Healing) kepada sejumlah sekolah guna menghilangkan rasa trauma bagi anak - anak serta guru, akibat gempa berkekuatan 7,0 SR pada minggu 5 agustus 2018 lalu. 

Program Trauma ( Trauma Healing ) tersebut intens dilakukan di wilayah dampak gempa, dan tentunya nanti dengan program Trauma Healing tersebut akan memberikan rasa kenyamanan serta dapat menghilangkan rasa trauma kepada semua guru dan terutama bagi anak - anak yang sedang di timpa musibah gempa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat, Hal ini H.Haerudin selaku Kabid Dikdas memaparkan, untuk mengatasi gempa dengan tujuan agar trauma anak - anak setelah gempa tidak berlarut - larut sehingga mereka bisa tetap masuk sekolah seperti biasa, menurutnya program Trauma ( Trauma Healing ) yang akan di terapkan pihak Dikdas melibatkan 100 orang guru dan sekitar 50 guru garis depan se lombok barat, yang tentunya merupakan langkah positif, memicu rasa trauma yang masih di rasakan bagi anak - anak serta guru masih di rasakan.
Program Trauma ( Trauma Healing ) tersebut di pokuskan  di 4 Kecamatan di lombok barat yang langsung terkenak dampak gempa seperti, Kecamatan Gunung Sari, Kecamatan Batu Layar, Kecamatan Lingsar dan Kecamatan Narmada, dan selain di 4 Kecamatan tersebut tentunya nanti juga kita akan lanjutkan ke sekolah - sekolah ( Gedung - gedung) bertingkat salah satunya adalah SDN 1 Gerung,"  Alhamdulillah minggu lalu kita sudah bisa bergerak ke 4 kecamatan dan sambutannya luar biasa." Imbuh H.Haerudin Selasa.28/8.

Selain sekolah yang terdampak gempa, H.Haerudin juga intens melakukan kegiatan Trauma  ( Trauma Healing) kepada sejumlah sekolah ( Gedung ) yang bertingkat, pasalnya pihaknya merasa ada ke khawatiran di sebabkan sekolah ( gedung ) bertingkat memiliki resiko yang sangat besar ketika gempa terjadi, terutama guru dan anak - anak tidak bisa mengelola kepanikan," Ya terutama mereka yang berada di lantai atas, soalnya kan tangganya hanya satu sedangkan anak - anak ratusan di atas." Lanjutnya.

Selain itu H.Haerudin saat di temui di SDN 1 Gerung, selasa.28/8.menuturkan minggu - minggu ini dirinya intens  melakukan sosialisai ke semua sekolah baik di sekolah tingakt SMPN maupun tingkat SDN guna memberikan motivasi kepada guru - guru pendidik maupun kepada murid agar tidak terlena dengan kejadian gempa tersebut," Kita akan turun langsung ke semua sekolah di lombok barat dan kita himbau agar segera bangkit dan normalkan, insyaallah minggu - minggu ini sudah 100% aktip baik guru maupun murid - murid dan kita juga menghimbau kepada semua wali murid agar memberikan saran yang baik dan memberikan motivasi kepada anak - anak kita agar hilang dalam rasa trauma dan bisa masuk sekolah seperti biasa." Harapnya.(lalu)





Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.

0 komentar:

Posting Komentar