Sesobek Harapan NTB Gemilang di Bawah Divestasi Newmont...?

JOURNALNTB JAKARTA :Baru-baru ini di media Tempo pembahasan emas yang berkeping dan bergelimang harta bagi masyarakat NTB. Namun perpisahan Gubernur dua periode tersebut yakni Muhammad. Zainul Majdi (TGB)  membuat perpisahan retak hingga tidak rela atas prestasi Tuan Guru selama sepuluh tahun lenyap di hempas dugaan kasus Newmont.

Tahun 2038 mendatang, dan diperkirakan cadangan emas di sana masih tersisa sebanyak 690 ribu ton. 23 tahun lebih dari cukup untuk mengeruk semua emas ini dan pada akhirnya tak menyisakan satu gram pun bagi masyarakat setempat. Akankah kegemilangan yang di harapkan Gubernur baru kali ini sampai pada titik ikhtiar membagikan sesobek emas untuk masyarakat NTB?.

Lagi-lagi, rakyat hanya bisa melihat kekayaannya diambil tanpa pernah kebagian dalam jumlah besar. Jika saja sejak awal Newmont dikelola masyarakat sendiri, maka akan banyak hal kegemilangan yang akan terjadi dan Nus Tenggara Barat ini tidak akan takut lagi bersaing secara sumber daya alam yang kita miliki.

Pengelolaan emas di NTB ini dilimpahkan kepada masyarakat sekitar, maka kemiskinan pun takkan pernah melabeli Nusa Tenggara Barat. Terdengar seperti mimpi di siang bolong ya? Padahal jika pemerintah lebih bijak pada awalnya, maka bisa saja emas-emas itu akan membuat NTB takkan pernah miskin.

Sudah jutaan ons emas yang dikeruk Newmont sejak tahun pertama mereka beroperasi hingga saat ini. Kalau dianalogikan mungkin emas-emasnya akan memenuhi rumah-rumah. Bayangkan jika tambang tersebut diprivatisasi dan hasilnya dibagi rata kepada penduduk NTB.

Para wanita di NTB akan memakai kepingan gelang-gelang emas sampai siku mereka. Tiap orang juga pasti punya tabungan emas yang jumlahnya bisa mencapai belasan kilogram per orang. Kalau dikonversikan dengan uang, maka tiap kepala akan mendapatkan free cash sebanyak ratusan juta bahkan miliaran rupiah.

Satu kalimat menohok untuk pemerintah NTB yang baru dengan selogan Gemilang, akan kah pemerintah berani mengambil sikap keras untuk berdikari di atas kaki sendiri mengelola kepingan-kepingan emas di Newmont tersebut, kalau pemerintah berani transfaran atas divestasi ini maka tidak ada alasan NTB mampu bergemilang di tengah reruntuhan musibah gempa yang kita hadapi.

Saiful Hadi
Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Sasak Jakarta.

0 komentar:

Posting Komentar