Polres Lobar Menangkap Pelaku Ujaran Kebencian Terhadap Jokowi

JournalNTB.com, Lombok Barat | Seorang pria berinisial ATM (23) ditangkap polisi berkaitan dengan kasus ujaran kebencian. Kapolres AKBP Hery Wahyudi melalui Kasat Reserse dan Kriminal lombok barat, menyatakan AMT (23) diduga menyebarkan ujaran kebencian lewat media sosial yang ditujukan kepada Presiden Jokowi.

" Ya Polres lombok barat  telah melakukan penangkapan terhadap pelaku penyebaran hate speech di akun Faceboknya yang berupa penghinaan dan pencemaran nama baik kepada Presiden Jokowi, melalui media sosial Facebook," kata Priyo Suhartono saat di jumpai awak media di ruangannya selasa ( 9/10/).

Selain mem-posting ujaran kebencian, ATM (23) memasang foto salah satu calon presiden no urut 02 tengah menginjak punggung Presiden Jokowi.

"(Motif) menyebarkan konten hate speech atau mengcopy paste serta menyebarkan dengan alasan spontanitas atas ungkapan rasa kecewa," imbuh AKP Priyo Suhartono selaku Kasat Reskrim Polres lombok barat.

Pelaku dijerat dengan Pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP dan/atau Pasal 207 KUHP.

Akp.Priyo Suhartono, mengatakan polisi menyita sejumlah barang bukti dari pelaku, yakni 1 unit handphone, SIM card Telkomsel, akun Facebook ATM.

" Kami belum bisa menjabarkan ulasan yang di lakukan ATM (23) yang di tulis dalam akun Facebook." lanjutnya.

Halawi secara terpisah, membenarkan adanya penangkapan terhadap salah satu warganya yang berinisial ATM (23) dasan geres barat kelurahan dasan geres kecamatan gerung lombok barat, semalam." Memang bener terjadi penangkapan semalam atas warga saya." cetusnya.

Menurut Halawi, di harapkan pihak kepolisian seharurnya terlebih dahulu berkoordinasi lebih awal, apapun persoalah agar tidak menjadi permasalahan yang bisa memicu ke panikan terhadap warganya." Ya kan kita punya manejemen di kelurahan, dan toh juga kan saya kepala lingkungannya di sini, apapun yang terjadi palinggak kita di beritau dulu." Harapnya.( llu)

0 komentar:

Posting Komentar