Pernyataan sikap Lalu Hilman Afriandi Mendukung Perlawan Hukum Baiq Nuril Hingga ke-PK

Mataram-JournalNTB- Demi demokrasi dan kemanusiaan Lalu Hilman Afriandi  Anggota Komisi II DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat nyatakan sikap mendukung hak kebebasan untuk Baiq Nuril. Mataram, (19/11).

Kasus yang menimpa Ibu Baiq Nuril (36 tahun) yang didakwa enam bulan kurungan penjara dan denda 500 juta dengan UU ITE No. 11 tahun 2008 pasal 27 ayat 1 merupakan sebuah kekeliruan dalam menafsirkan hukum. Ibu Nuril yang sesungguhnya merupakan korban pelecehan verbal dari mantan kepala sekolahnya sendiri harus mendekam dalam penjara yang mengakibatkan anak-anaknya terlantar dan kehilangan kasih sayang. Yang sesungguhnya penyebar-luasan informasi tersebut bukan faktor kesengajaan dan bukan dilakukan langsung oleh yang bersangkutan. Oleh karena itu, Lalu Hilman Apriandi yang juga anggota DPRD Provinsi NTB menyatakan sikap terkait kasus tersebut:

1. Menyampaikan rasa simpati yang sebesar-besarnya kepada ibu Nuril sebagai seorang korban pelecehan verbal, yang dimana saya memandang ibu Nuril hanyalah korban dan murni merekam pelecehan verbal itu untuk membela diri, namun malah didakwa dengan tuntutan yang mengabaikan rasa kemanusiaan dan keberpihakan pada perempuan, yang sesungguhnya merupakan korban yang wajib diberikan perlindungan;

2. Menyayangkan dan mengutuk tuntutan  sidang yang menjerat ibu Nuril dengan alasan menyebarluaskan dan mentransmisikan rekaman elektronik asusila, yang pada kenyataannya, dari kronologi kejadian, bukanlah ibu Nuril yang melakukan tindaka penyebaran tersebut;

3. Sebagai anggota DPRD yang juga menjadi perwakilan dari masyarakat di NTB, kami mendukung perlawanan hukum Ibu Nuril sampai ke tahapan PK, yang mana sebelumnya MA telah memutuskan Ibu Nuril dengan pidana penjara enam bulan dan denda 500 juta pada tahap kasasi, yang sangat menciderai nurani kemanusiaan.

Demikian pernyataan sikap ini saya buat dengan maksud mengajak seluruh masarakat NTB turut serta secara bersama-sama mendukung ibu Nuril baik secara moril maupun materil dan juga berharap supaya tidak ada Nuril- Nuril yang lain untuk selanjutnya di NTB maupun ditempat-tempat lain.

Salam, Lalu Hilman Afriandi (Anggota Komisi II DPRD Provinsi NTB, Fraksi Partai Hanura)

0 komentar:

Posting Komentar