PRAKTEK KORUPSI SEMAKIN MERAJALELA, PEKEMBAR-NTB KRITISI PENEGAK HUKUM



Journal ntb Lombok : Penanganan kasus korupsi di Kabupaten Lombok Tengah sedang menjadi pembahasan menarik dari para pegiat sosial kemasyarakatan. 
Salah seorang pegiat LSM dan Pergerakan Saidin Al Fajri (Korlap. PEKEMBAR - NTB) menilai penanganan kasus korupsi di tanah Tatas Tuhu Trasna ini berjalan setengah hati. Pasalnya banyak sekali tunggakan kasus-kasus yg belum bisa diselesaikan oleh Polres dan Kejaksaan di Lombok Tengah.

Menurut Saidin Al Fajri, "hal ini harus menjadi perhatian khusus masyarakat karena korupsi ini disamping merugikan keuangan Negara disisi lain juga sangat menghambat pembangunan di Negara ini. Bayangkan saja ketika orang bersusah payah mencari untuk makan sehari sementara para koruptor bermewah-mewahan dgn uang yg bukan haknya Pungkasnya. Mari kita sebagai masyarakat di Republik ini untuk memantau setiap tahapan pembangunan agar berjalan dengan baik" Harapnya

Disisi lain juga Saidin melihat dan menilai ada kasus yg sampai saat ini belum ada tersangkanya padahal itu sudah berproses bertahun-tahun. Kalau sekiranya penegak hukum tidak menemukn alat bukti untuk menaikkan status orang yaa dihentikan saja prosesnya, daripada menggantung orang tidak jelas,

PEKEMBAR-NTB saat ini telah dan sedang mendorong beberapa kasus korupsi yg terjadi pada Dinas/Instansi di Kabupaten Lombok Tengah yang membutuhkan atensi khusus oleh penegak hukum dan pengaduannya sudah kami sampaikan pada polres Lombok Tengah.  Persoalan yang penting menjadi atensi tersebut yaitu ada di Dinas Pendidikan Kab. Lombok Tengah, Dinas Pertanian, Dinas Pekerjaan Umum Kab Lombok Tengah, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, BPMD dan PDAM Lombok Tengah dan kami percaya bahwa Kepolisian Resort Lombok Tengah dengan Pimpinannya yg baru ini pasti mampu untuk menyelesaikan persoalan yg telah dan sedang diadukan kepada pihaknya. Terkait lamban cepat penanganannya akan tetap kami dorong agar masyarakat memiliki jawaban yang jelas terkait penanganan kasus korupsi di Gumi Tatas Tuhu Trasna ini. 

Terakhir saya berharap lembaga penegak hukum di Kabupaten Lombok Tengah ini bertindak tegas dan tidak pandang bulu siapapun dia karena hukum tidak pernah memandang jabatan atau klaster hidup. Dalam hukum kita sama...
Dalam waktu dekat PERKUMPULAN PEMERHATI DAN PEMANTAU PEMBANGUNAN BERBASIS RAKYAT (PEKEMBAR - NTB) mengajak seluruh element masyarakat untuk nanti pada tanggal 9 Desember 2019 kita sama-sama turun ke jalan menyuarakan bahwa kita ANTI KORUPSI pada hari Anti Korupsi tersebut sekaligus kami dari PEKEMBAR-NTB akan menyerahkan beberapa kasus yang terindikasi melakukan korupsi dan merugikan keuangan Negara.

0 komentar:

Posting Komentar