Batujai Terancam Banjir, Masyarakat Usul Pemdes Tanggap

Loteng-Journalntb-Masyarakat Dusun Karang Dalam gelar  musyawarah akbar "Dalam rangka merumuskan beberapa program untuk diusulkan ke pihak Pemerintah Desa khususnya masalah ancaman bencana Banjir". Kamis lalu (07/12), di Musholla Bahiyatul Akbar Ketangge Daye, yang difasilitasi Kepala Dusun, BPD dan Forum Silaturrahmi Taruna Ketangge Daye (FOSTAK).

Mengawali musyawarah, Pahrurrozi salah satu dari anggota FOSTAK beberkan keberadaan desa Batujai "Desa Batujai merupakan cakupan wilayah Desa yang sangat besar dengan jumlah penduduk terbesar  di wilayah Lombok Tengah NTB. Tak ayal, pemekaran Desa pun berproses mendinamika" bebernya.

Selain itu, kata Rozi. Posisi-Nya yang berada di wilayah kawasan daerah berkembang pun menjadi sorotan dan bincang utama semua pihak di level manapun.

Kini, perkembangan di bidang ekonomi begitu melesat. Hal ini ditandai oleh hadirnya bangunan-bangunan usaha besar dan lapak-lapak kecil milik masyarakat setempat, termasuk dan terlebih masyarakat luar Desa maupun luar Daerah.

Namun, di satu sisi sampai sekarang tetap disebut sebagai kawasan agraris walau hasil pembangunan yang tersaji demikian banyak, belumlah dapat berdampak positif secara maksimal bagi lingkungan setempat, khususnya beberapa lingkungan di wilayah Dusun Karang Dalam Batujai. Betapa tidak, sektor pembangunan tersebut belumlah tertata dengan sangat maksimal, yang mana hal ini berdampak strategis terhadap menyusutnya hamparan lahan serapan air yang ada.

Dilalah juga, sebagai wilayah yang posisinya terletak di kawasan wilayah timur Batujai dan posisinya yang berada pada dataran rendah, ancaman banjir pun datang. Terlebih faktor infrastruktur saluran irigasi juga masih belum maksimal. Diperparah dengan kondisi masyarakat yang belum memiliki daya kolektifitas tindakan penanganan sampah yang memadai.

Masyarakat sangat percaya dan yakin kepada Pemerintah dan pihak terkait untuk mampu mengatasinya.(Shi)

0 komentar:

Posting Komentar