DIALOG INTERAKTIF, DPRD APRESIASI KINERJA PEMDA LOBAR TERKAIT PELAYANAN KESEHATAN

JOURNALNTB.COM, Lombok Barat – Komitmen Pemerintah Daerah Lombok Barat dalam peningkatan pelayanan kesehatan yang dijadikan salah satu program prioritas, mendapat apresiasi positif dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Hal itu terungkap dalam "dialog Interaktif", Senin (3/12), yang digelar di Lobi Kantor DPRD setempat.

Ketua Komisi IV DPRD Lobar Munawir Haris, SIP. dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, sejauh ini Pemda Lombok Barat telah membuktikan peningkatan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

"Kami selaku lembaga legislatif senantiasa mendorong agar pelayanan kesehatan ini dilakukan sebaik-baiknya. Dimana setiap pengusulan anggaran itu selalu kita kawal sampai menemui hasil yang pasti," ungkapnya.

Munawir berharap keterlibatan semua pihak secara bersama-sama dalam mensukseskan upaya pemda tersebut.

"Harus ada keterlibatan seluruh unsur di sini. Paling tidak, memberikan motifasi atau ide bagaimana mengembangkan pelayanan kesehatan," ujarnya.

Sementara Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Patut Patuh Patju (RSUD Tripat) Lombok Barat drg. Haji Arbain Ishak, MM., yang hadir dialog yang bertajuk "Membangun Lombok Barat" itu mengemukakan, bahwa komitmen dan keseriusan Pemda Lombok Barat itu telah dijalankan.

"Salah satu bukti nyata keseriuaan peningkatan kesehatan masyarakat, dalam tahun anggaran 2018 pemda melakukan peningkatan melalui Dinas Kesehatan (Dikes), diantaranya penambahan puskesmas sebanyak 19 unit, puskesmas pembantu dua unit," paparnya.

Selain itu, lanjut H. Arbain, hal ini juga terbukti dengan peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Tripat yang ia pimpin.

"Sekedar menginformasikan, di kami sendiri (RSUD Tripat, red), saat ini sudah mempunyai 120 tempat tidur, 13 dokter spesialis, 17 dokter umum, 182 perawat, 623 non perawat, serta 159 tenaga non medis," bebernya.

Namun demikian, kata H. Arbain, sampai saat ini RSUD Tripat masih membutuhkan beberapa dokter spesialis, seperti speaialis jantung, urologi, THT dan beberapa dokter spesialis lainnya.

"Kami akui tenaga speaialis di RSUD Tripat masih kurang. sehingga bagi pasien-pasien yang penyakit tertentu, harus dirujuk ke provinsi (RSUP NTB, red) dan seterusnya," jelasnya. (Llu)

0 komentar:

Posting Komentar