TLAKSHOW DIALOG INTERAKTIF DPRD BERSAMA ( DPMPTSP) LOBAR TERKAIT HAL INI



JOURNALNTB.COM, Lombok Barat – Terdapat pengertian berbeda antara pelayanan satu pintu dengan pelayanan satu atap. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Lombok Barat Sulhan Muchlis Ibrahim, Kamis (29/11), saat acara Talkshow Dialog Interaktif DPRD bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lombok Barat, yang digelar di Ruang Rapat Fraksi Kantor DPRD setempat.

"Sesuai Keputusan Menteri PAN Nomor 63/KEP/M.PAN/7/2003, pelayanan terpadu satu atap adalah pelayanan dalam satu tempat untuk berbagai jenis pelayanan, yang tidak mempunyai keterkaitan proses dilayanai melalui beberapa pintu," ungkap Sulhan Muchlis dalam acara yang mengangkat tema "Membangun Lombok Barat" itu.

Sedangkan pelayanan satu pintu, lanjut Sulhan, merupakan pola pelayanan diamana diselenggarakan dalam satu tempat.

"Meliputi berbagai jenis pelayanan yang memiliki keterkaitan proses yang dilayani melalui satu pintu," lanjut politisi PKB ini.

Dikatakan, PTSP yang merupakan formula mutakhir yang ditawarkan pemerintah saat ini, dimaksudkan untuk mengembalikan tingkat kepercayaan masyarakat akan arti sejati pemerintah sebagai pelayan masyarakat.

Sementara Kepala Dinas PMPTSP Lombok Barat Ir. Dulahir menyampaikan, PTSP merupakan kegiatan jasa perizinan dan non perizinan. Dimana proses pengelolaan dari tahap permohonan sampai penerbitan izin dokumen, menjadi lebih singkat karena dilakukan di satu tempat.

Terlebih lagi, lanjut Dulahir, PTSP penanaman modal merupakan kebijakan yang diperintahkan undang-undang.

"Dalam UU Nomor 25 tahun 2007 sudah ada tentang penanaman modal. Berdasarkan UU tersebut PTSP dimaksudkan membantu penanam modal, dalam memperoleh kemudahan pelayanan, fasilitas fiskal, dan informasi mengenai penanaman modal," ujarnya.

Dikatakannya, PTSP dalam membantu Dinas Penanaman Modal Lombok Barat telah cukup berhasil dalam meningkatkan pendapatan daerah dengan capaian investasi 70 persen lebih.

"Semangat PTSP adalah semangat untuk melahirkan pelayanan yang lebih sederhana, mudah, murah, cepat, dan transparan. Sehingga kita mampu menunjukan keberhasilan yang lumayan" kata Dulahir.

Harapannya, Pemda Lombok Barat melaui PTSP akan mampu mendorong petumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi, dengan memberikan perhatian lebih besar kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). (Llu)

0 komentar:

Posting Komentar