"25 Hektare Sawah Petani Terancam Gagal Panen

Journal NTB Lombok Tengah : Masayarkat dusun pepao Desa Lekor kecamatan janapria terancam gagal panen itu di karenakan Sawah mereka mengalami kekeringan parah, tercatat, seluas 25 hektare tanaman padi di sana gagal panen . Itu akibat sawah mereka terdampak kekeringan  yang melanda wilayah tersebut hampir dua bulanan terakhir . Kerugian petani secara keseluruhan mencapai miliaran rupiah, karena petani sebagian besar hampir mau panen. 

'Khusus lahan persawahan padi, total 25 hektare mengalami kondisi kering dan terancam   gagal panen tahun ini . Sebagian sudah berumur lebih dua bulan tanam, sebagian lain sudah jadwal mau panen," ujar Rustam Nuraksi perwakilan HPT Keswan  Dan PPL kecamatan janapria,

Posisi lahan persawahan milik masyarakat tersebut ada di  dusun pepao desa lekor kecamatan janpria  Kabupaten Lombok Tengah , yang hingga kini dipastikan rusak parah. Padi makin banyak mati dan seakan terbakar  membuat warga merugi.

Menurut M, Tohir Selaku ketua kelompok tani di desa itu mengatkan sebagian besar lahan pertanian tersebut seharusnya  telah berbuah mengingat usia padi mereka sudah lebih dua bulan namun sejak beberapa bulan terakhir petani susah dapatkan air untuk mengairi tanaman mereka

Untuk membantu para petani padi yang dipastikan gagal panen itu, ia berharap agar  Dinas Pertanian Lombok tengah berupaya untuk membantu penyaluran air ke sawah mereka, 

"Kami masih mendata siapa-siapa saja para petani yang sawahnya terdampak kekeringan dan kami berharap agar pihak kabupaten segera mencarikan solusi terkait maslah ini" ujarnya. 

Sektor pertanian terutama komoditas padi merupakan sumber utama pendapatan masyarakat setempat. Tercatat lebih dari 25  hektare sawah terhampar di wilayah tersebut. Namun, bencana kekeringan menjadi masalah utama yang hingga kini menghantui masyarakat setempat.harapan mereka agar segera ada jalan keluar untuk mereka mengingat yang terdampak sangat luas yang nanti nya berpengaruh besar kepada masyarkat,(Rois) 

0 komentar:

Posting Komentar