Di bukanya Pagar Tampah Boleq Oleh PT Temada "Demi Kemudahan festival Bau nyale

"Bau Nyale" Adalah ritual tahunan masyarkat khusus masyarkat yang ada di pulau seribu masjid Lombok, 
Biasnya Acara ini akan digelar pada bulan 2/3 setiap tahun atau bulan 10 bagi penghitungan warga lokal, 
Tapi dalam beberapa tahun terakhir acara bau nyale khusus ditampah boleq di batasi dari warga, itu dikarenakan Pihak PT:Temada Pumas abadi akan segera membangun tempat itu menjadi tempat wisata yang bertarap internasional,

Merespon positif surat dari pemda Lotim pihak PT Temada siap mengikuti peraturan yang ada, Selain itu akses masuk masyarakat menuju areal pantai akan diberikan menjelang pelaksanaan pestival bau nyale diwilayah tersebut, namun begitu pihak perusahaan juga berharap kepada pemerintah daerah supaya serius menjaga aset yang ada di wilayah ini, sebagai bentuk upaya bersama ciptakan iklim investasi yang baik, 
Terbukti Hari ini Selasa (19/2/2019) PT. Tamada mulai membuka pagar berduri untuk kepentingan akses masyarakat dalam pelaksanaan Festival bau nyale,

Menurut penjelasan dari Surya Jaya, selaku pihak perwakilan PT. Tamada yang ditemui wartawan media ini disela-sela membuka pagar berduri dilokasi menyampaikan, "Alhamdulillah saat ini kita sudah melaksanakan pembukaan pagar sesuai dengan intruksi Bupati dan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat sepanjang 100 meter, dan itu kami sudah membuka untuk kepentingan masyarakat dalam rangka Festival Budaya Bau nyale nantinya, namun demikian usai gelaran Festival baunyale kami akan menutupnya kembali" ucapnya.

Ditambahkan Surya Jaya, Dalam hal ini Pemerintah dengan PT. Tamada sama-sama saling memahami namun kedepannya kami harapkan semoga ada regulasi yang baik.

Sementara itu kaitan dengan zona pantai atau roi pantai, pihak PT. Tamada tidak mengatakan mutlak tidak ada yang boleh dibangun, akan tetapi saat ini pihaknya tengah melakuka penghijauan dengan tujuan agar pantai yang ada saat ini tidak Mengalami abrasi,

Pernyataan yang sama juga disampikan Surya jaya saat acara temu media di mataram baru baru ini ,
Terkait adanya beberapa hal kendala pembangunan pihak Temada dan pemerintah siap duduk bersama untuk mencapai hal yang baik tetap memperhatikan hal positif kepada masyarakat, "kita juga tidak ingin bersebrangan dengan pemerintah, Dan pemerintah juga harus menjaga komitmen untuk menjaga investor, karna Kita juga harus ada sipat pengamanan pasilitas umum seperti berugak dan pepohonan, karena bagai mana pun pohon pohon itu harus tetap hidup,"Paparnya

0 komentar:

Posting Komentar