Moch. Efendi Dukung Lahirnya UU Tentang Pondok Pesantren

MADURA,  Pondok Pesantren (Ponpes) yang bertebaran di berbagai daerah di tanah air memiliki andil besar dalam mencerdas kehidupan anak bangsa.

Bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka, Ponpes sudah melakukan salah satu tujuan dari kemerdekaan yang diproklamirkan Soekarno-Hatta yakni mencerdaskan anak bangsa agar mampu sejajar dengan bangsa lain di dunia.

Sayangnya, setelah 74 tahun Indonesia merdeka, pemerintah sepertinya tidak berpihak atau kurang memperhatikan keberadaan Ponpes yang nota bene sudah menjalankan apa sebenarnya dari salah satu tugas berat negara ini.

Seperti diketahui, Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang Undang (RUU) tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan terus berusaha menyelesaikan atau membahas satu satu demi satu Daftar Isian Masalah (DIM) RUU tentang Pesantre,

Bahkan Ketua Panja RUU tentang Pesantren, Marwan Dasopang optimis RUU inisiatif DPR RI itu dapat diselesaikan sebelum masa tugas DPR RI 2014-2019 berakhir September mendatang.

Karena itu, calon anggota DPR RI Dapil Jatim XI Provinsi Jawa Timur dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Moch Efendi mendukung penuh adanya UU yang mengatur tentang pondok pesantren. Lahirnya UU itu diharapkan dapat memperkuat kelembagaan pondok pesantren.

"Saya menyambut baik munculnya UU Pesantren ini. Memang Pesantren butuh sentuhan atau uluran anggaran kepada pondok pesantren. Selama ini Ponpes membiayai hidup sendiri. Kalaupun ada bantuan Pemerintah, itu jauh dari cukup," kata Efendi, Senin (1/4) pagi, yang menjabat sebagai Sekretaris Majelis Dzikir Al Ittihad Perindo Jatim.

Efendi optimis, dengan adanya UU tentang Pesantren, ini artinya Pemerintah mempunyai kewajiban menyediakan anggaran melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) setiap tahunnya.

"Dengan adanya bantuan anggaran dari Pemerintah, saya optimis Pesantren ke depan akan jauh lebih baik dari saat ini terutama dalam mendidik generasi muda sebagai penerus bangsa," demikian Moch Efendi. (rr)

0 komentar:

Posting Komentar