Kisah Anak Kampung SATGAS TNI RDB Di Afrika

Journal NTB, Praka Abdul Goni Remaja yang berasal dari Sebuah Desa yang boleh dikatakan Desa pelosok  , 
   Sebagai anak kampung yang punya ke inginan tinggi,  mau mengabdikan diri pada  negerinya,  
Dia adalah anak kampung yang gabung di Satgas TNI RDB., 
  Anggota TNI asal Lombok NTB ini terlahir dari sebuah dusun terpencil di Lombok,  Dusun tersebut adalah dusun Londar Desa Loang maka kecamatan janapria Lombok tengah, 
iya menjalankan tugas sejak awal tahun 2018 sebagai pasukan perdamaian di Negara Afrika.

Abdul Goni tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-A Rapidly Deployable Battalion (RDB) Mission de l'Organisation des Nations unies pour La stabilisation en République démocratique du Congo (MONUSCO) di bawah komandan Satgas (Dansatgas) Kolonel Inf Dwi Sasongko.

Sebelum bergabung di pasukan perdamaian, Praka Abdul Goni mengikuti seleksi 3 Matra AD, AL, AU dan akhirnya dinyatakan lolos sebagai salah satu Satgas Afrika dari indo dengan ciri khas pasukan khusus gerak cepat.

Pria yang lahir di Kemiri  pada Tanggal 20 April 1989 diketahui Dinas di MABES TNI. Ia mengenyam Pendidikan Militer secata pada tahun 2008/2009 dengan kejuruan infanteri lalu masuk KOSTRAD di Satuan Yonif 515 raider dan sampai akhirnya pindah Makostrad lalu Mabes TNI .

Pada tahun 2017 mengikuti seleksi pasukan PBB hingga tepat di tahun 2018, dirinya ditugaskan di Afrika sampai dengan sekarang.

Dari Afrika, Praka Abdul Goni ketika dihubungi wartawan, Rabu baru baru ini, menyampaikan ajakan kepada seluruh warga negara Indonesia untuk tetap merawat dan menjaga persatuan dan kesatuan.

"Untuk warga Indonesia khususnya Lombok NTB, tetap jaga persatuan & kesatuan bangsa, jaga keharmonisan hubungan antar umat beragama, suku, ras, dan budaya," katanya.

"Jangan mudah diadu domba bangsa lain karena nenek moyang kita sudah terlalu lama menderita dijajah bangsa lain," lanjutnya.

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan pesan penting untuk para pemuda agar selalu menumbuhkan rasa patriotisme cinta tanah air. "Buat para pemuda, tumbuhkan rasa patriotisme, rasa cinta dan bangga terhadap bangsa atau Lombok. Karena tulang punggung bangsa dan Lombok ada di pundak kita," seru Abdul Goni, anggota TNI asal Dusun Londar, Desa Loang maka, Kecamatan janapria Loteng.

Lebih lanjut, anak kampung ini juga menyampaikan kerinduanya kepada seluruh keluarganya. Ketika jauh dari keluarga, sebagai manusia biasa rasa kangen ingin ketemu keluarga, tetapi itu semua iya jadikan obat untuk menambah rasa syukur kepada Allah SWT,

Dia menceritakan, hal yang paling menyentuh selama tugasnnya yang sudah berjalan 7 bulan di Afrika ialah melihat saudara-saudara di Afrika yang menjadi pemandangan biasa.

"Ibarat ulat mati dalam buah, konflik yang berkepanjangan, perang antar saudara, suku, agama yang sepertinya tidak akan pernah selesai. Semoga kehadiran kita di sini bisa sedikit mengurangi konflik, kalau bisa menghilangkan,"


Dari kejauhan Anak kampung tersebut menyampaikan sebuah pesan supaya bangsa Indonesia tetap menjaga Persatuan Dan kesatuan agar negara kita aman damai dan tidak ada yang namanya komplik atas alasan apa pun, 

:Ditulis langsung dari Negara Afrika.

0 komentar:

Posting Komentar