Oknum Penjaga Pengembang Perumahan Diduga Intimidasi Petani di Narmada



LOMBOK BARAT - Journal NTB Sejumlah orang yang mengaku sebagai penjaga kawasan pengembangan perumahan diduga melakukan tindakan intimidasi terhadap sejumlah petani di Desa Sembung, Kecamatan Narmada, Lombok Barat.

"Kami berniat menghalau kawanan burung pipit di sawah, agar jangan sampai padi kami rusak. Tapi, tiba-tiba kami dilarang dan diusir," kata salah seorang petani, warga Desa Sembung.

Menurutnya, kejadian yang diduga berunsur intimidasi ini terjadi pada Jumat pagi (16/8) di saat petani hendak melihat sawah guna mengusir kawanan burung pipit.

Namun, karena letak sawah harus melintasi lokasi pembangunan perumahan, para penjaga perumahan naik pitam dan marah.

"Kita tanya mereka ini siapa, lalu mereka jawab kalau mereka ditugaskan bos untuk mensterilkan kawasan pembangunan. Padahal, kami tidak menganggu, hanya ingin melihat sawah kami. Masak dilarang?," keluhnya.

Ia menjelaskan, jumlah orang yang mengaku sebagai penjaga kawasan pengembangan itu sekitar lima orang.

Cara berkomunikasi mereka pun cenderung kasar dan semena-mena terhadap petani.

"Mereka bilang tidak ada yang boleh masuk, karena tanah itu sudah dibeli. Tapi waktu kita tanya dibeli untuk apa? mereka malah kasar menjawab tidak perlu tau mau dijadikan apa, yang jelas bosnya melarang ada yang masuk atau melintasi kawasan," ujarnya. (*)

0 komentar:

Posting Komentar