Dikes KSB Menuju Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Melalui Posyandu Keluarga

Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat melakukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) merupan inovasi Provinsi Nusa Tenggara Barat ialah pos pelayanan terpadu (Posyandu) Keluarga menuju Keluarga Sehat.

Pembangunan kesehatan di Kabupaten Sumbawa Barat cukup menggembirakan, namun terobosan atau kebijakan baru dalam akselerasi program yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan mutlak dibutuhkan. Terobosan tersebut salah satunya melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Program Keluarga Sehat melalui pendekatan keluarga, hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan H. Tuwuh, S. AP melalui Erziwati SKM Kasi Promosi Pemberdayaan Masyarakat kepada media Jumat (22/11/2019).

"Posyandu keluarga adalah gabungan antara posyandu ibu anak,posbindu dan posyandu paud dalam satu wilayah dusun/lingkungan.Posyandu keluarga mendekatkan pelayanan kesehatan bagi setiap anggota keluarga."jelas

Tujuannya adalah mengoptimalkan fungsi dan kinerja posyandu dalam meningkatkan status gizi dan derajat kesehatan ibu,bayi,balita remaja dan lanjut usia.

Erziwati menjelaskan,masyarakat bisa mendukung pemberdayaan nya, memberikan support yaitu program posyandu keluarga di Kabupaten Sumbawa Barat baru 37 tempat.

Lanjut,posyandu ibu anak adalah penimbangan berat badan,penentuan status pertumbuhan, penyuluhan dan konseling,pemberian vitamin A, pengukuran tekanan darah, pemberian  imunisasi TT, kelas ibu hamil dll.

Erziwati menuturkan posbindu/ posyandu remaja adalah deteksi dini,pengukuran indeks masa tubuh (IMT),pengukuran lingkar lengan atas, penyuluhan penundaan usia perkawinan (PUP),pembagian Suplemen gizi (FE) dll.

Ia menambahkan, posyandu lansia adalah Deteksi dini,pengukuran indeks masa tubuh (IMT),pengukuran lingkar perut,pengukuran suhu tubuh,pemberian suplemen gizi, Pengukuran tekan darah, aktifitas fisik (prolanis) dll.(Rozak )

0 komentar:

Posting Komentar