Pasar Murah Jangan Di Mataram Saja Karman BM, Angkat bicara"NTB Bukan Mataram saja"

(JournalNTB.com),- Sejumlah pasar murah yang dilakukan oleh Kepala dinas perdagangan NTB, putu Selly Andayani yang juga bakal calon Walikota Mataram yang sering dilakukan di sejumlah titik di kota Mataram dikritik oleh mantan ketua umum Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), Karman BM.

Karman Mengatakan, pasar murah yang gencar dilakukan oleh kadis itu menurutnya harus diapresiasi, namun jika diselingi dengan muatan politik tentu itu sangat disayangkan.

"Pasar murah itu kebijakan yang sangat membantu masyarakat, saya sangat setuju tapi timbul pertanyaan kita , kenapa pasar murah itu dilaksanakan hanya di seputaran kota Mataram saja?  Karna  ini program yang dilakukan salah satu dinas Provinsi NTB,"pungkasnya

Lebih lanjut Karman mengatakan jangan sampai kemudian affirmative policy itu yang dilakukan oleh dinas Provinsi NTB itu dipolitisasi, itu yang kita tidak mau," katanya, Sabtu (30/11) siang di Mataram.seperti yang dikutip Detik.com

Idealnya , pasar murah juga tidak monoton dilaksanakan di kota Mataram. perlu juga dilakukan dan digelar di kabupaten-kabupaten lain di Lombok,  termasuk di pulau Sumbawa dan  daerah-daerah yang pernah terdampak gempa bumi.

Sejatinya program Ini adalah dalam rangka membantu masyarakat secara sosial, dan ekonomi. menurutnya yang paling membutuhkan saat ini. Seperti Lombok Utara,Lombok Tengah bagian utara serta Lombok timur, Termasuk juga di Pulau Sumbawa.

Menurut Karman Lombok utara harus lebih banyak dapat jadual pasar Murah karna KLU termasuk yang paling parah terkena gempa tahun lalu.

"Untuk itu harus ada pemerataan, masifkan pasar murah tidak hanya di kota Mataram tapi di seluruh kabupaten kota di Provinsi NTB. Mau tidak mau ini bisa dicurigai sebagai upaya-upaya politisasi kebijakan pasar murah, membranding bakal calon. Kan kita tahu sebentar lagi kan mau Pilkada,"ujar karman pada awak media,

Terpisah , Kadis Perdagangan NTB, Hj. Putu Selly Andayani membantah bila ada unsur politis digelarnya pasar murah tersebut. Ia menegaskan bahwa sudah menjadi tupoksi Dinas Perdagangan untuk memgontrol harga sembako. Ia pun meminta agar kegiatan tersebut tidak di politisasi.

Sehlly menegaskan bahwa Tidak ada unsur politis dan meminta  jangan terlalu cepat berpikir negatif, "itu memang sudah tugas kita terlebih di Mataram kita menjaga agar inflasi tidak melebihi dua digit, tidak ada kampanye disana, semua murni untuk kebutuhan masyarakat," terang Selly.

Lebih lanjut Selly  menerangkan kegiatan pasar murah juga akan di gelar di pulau Sumbawa seperti di Kabupaten Sumbawa dan KSB.***


Journalntb.com

Editor:Rois yustisio

0 komentar:

Posting Komentar