Ditreskrimum Polda NTB Amankan Tersangka Kasus Pencuri Dan Penadah


MATARAM.journalntb.com-
Ditreskrimum Polda NTB amankan tersangka pencurian dan penadah kendaraan bermotor terjadi di kos-kosan Desa kute kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.Berdasarkan Laporan Polisi: No.LP/TKPLP/18/I/2020/NTB/ SPKT, dilaporkan pada tanggal 20 Januari 2020,

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol ARTANTO, S.I.K., M.Si.Dalam siaran pers membenarkan atas kejadian tersebut dan kepolisian berhasil mengamankan tersangka pencurian berinisial AL, 27 thn ,laki laki,Desa Bilelando, Kecamatan Praya Barat,Loteng. Dan sebagai penandah hasil curian inisial IR, 50 tahun, perempuan,Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur,Loteng.

"Adapun korban bernama Sriahsih, Tempat tanggal lahir, Muni 5 September 1995 Jenis Kelamin Perempuan, Agama Islam, Pekerjaan Swasta, Pendidikan SMA, Alamat Dusun Mengelok Desa Batujai, Kecamatan Praya barat Kabupaten Lombok Tengah"Ucapnya

Kabid Humas Artanto menjelaskan, kronologi kejadian yaitu berawalnya korban memparkirkan  sepeda motor merk Honda Beat warna silver di halaman kos-kosan yang terletak di Desa Kuta Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, saat korban hendak mengambil sepeda motornya ternyata sudah tidak ada diparkiran, namun saat itu korban tidak langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Kepolisian.

Lanjut,Penangkapan terhadap tersangka IR sebagai penadah barang curian merupakan pengembangan kasus tersangka AL yang juga terlibat kasus pencurian satu unit mobil pick-up di Perum Gria Sembada Asri Kelurahan Kekalik Jaya, kecamatan Sekarbela Kota mataram bersama dengan tersangka KS (DPO). AL menggadaikan sepeda motor hasil curian tersebut kepada IR sebesar Rp. 2.000.000.

"Akhirnya Kepolisian melakukan penangkapan terhadap pelaku AL di tangkap di rumahnya di Dusun Sentalang Rt. 02 Rw. 00 Desa Bilelando Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah. Sedangkan pelaku IR ditangkap dirumahnya di Dusun Timuk Kokoh, Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah berserta
barang bukti."Ungkapnya 

Sebagai barang bukti yang diamankan pihak kepolisian berupa satu unit sepeda motor merk Honda Beat Strid warna silver Nomor mesin : JFZ2E-163297, Nomor rangka:  MHIJFZ212KK644470  No.Pol: DR 2855 UE. Dan satu buah Notice Pajak.

"Tersangka AL dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman   7 Tahun penjara dan tersangka IR dijerat dengan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman  4 Tahun penjara. "Tuturnya (shn)


0 komentar:

Posting Komentar