Polres Lotim , Waspadai Investasi Bodong Berupa Dolar


Lombok Timur.journalntb.com-
Polres Lombok Timur mengamankan diduga pelaku melakukan tindak pidana penipuan atau penggelapan kepada warga Dusun Padamara, Desa Batuyang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur.Pada kamis 16/01/2020.

Kasat Reskrim Polres Lotim melaui Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto Sik.M.Si.Dalam siaran pers menyampikan Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 485 / VII / YAN.2.5. / 2019 / Res. Lotim, Tanggal 23 Juli 2019, Tentang Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP atas laporan dari korban ZA, Laki- laki, 38 tahun, Pekerjaan Wiraswasta, Islam, Sasak, Alamat  Dusun Padamara, Desa Batuyang, Kec.Pringgabaya, Kab.Lotim.

"Pelaku berinisial KA,39 tahun,laki-laki 
Pekerjaan swasta, Alamat Dusun Dasan Lendang, Desa Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lotim.Dalam kasus tersebut di saksikan SH,34 tahun Desa Batuyang dan SAH,50 tahun,Desa Pohgading, Kecamatan Pringgabaya, Lotim."Jelasnya

Modus operandi berdasarkan keterangan korban ZA,menjelaskan bahwa awalnya ZA ditawari oleh temannya atas nama SAH Alias PAk LINDA,yang beralamatkan di Dusun Rumbuk, Desa Batuyang, Kec.Pringgabaya, Kab.Lotim untuk ikut bergabung dalam bisnis Investasi Dolar, kemudian pada hari senin tanggal 11 Maret 2019 Pelapor datang kerumah saudara KA Terduga pelaku untuk meminta penjelasan mengenai bisnis Investasi Dolar, saat itu ZA dijelaskan langsung oleh saudara KA Terduga yang dimana saat itu juga ZA dijelaskan keuntungan yang akan dia dapatkan apabila menanam modal di saudara KA Terduga serta saat itu juga ZA dibuatkan Akun untuk mengikuti bisnis Investasi Modal. 

Lanjut, Saudara KA  membuatkan ZA akun dengan nama zaeni81 dengan pasword zzzz81. Saat itu ZA dibuatkan akun melalui Aplikasi VBData oleh saudara KA Pada saat itu ZA langsung menanam modal dengan cara memberikan uang kepada KA sebesar Rp.1.500.000, dengan modal dolar yang ZA dapatkan sebesar $100 (Seratus Dolar). Akan tetapi pada saat itu saudara KA menyarankan untuk menanam modal lebih banyak sehingga keuntungan yang didapatkan akan semakin banyak, hingga pada akhirnya korban ZA tetap menanam modal sampai pada saldo terakhir sebesar Rp. 16.956.000,- dengan saldo dolar sebesar $ 900 (Sembilan Ratus Dolar). Menurut pengakuan dari saudara KA bahwa terhadap saldo yang korban ZA investasikan tersebut akan mendapatkan keuntungan apabila ada perusahaan yang berasal dari Beijing ingin membeli dolar yang ZA miliki, akan tetapi sampai dengan saat ini dolar atau saldo ZA tidak ada yang membayar serta uang yang ZA investasikan melalui Akun VBData tersebut tidak ada atau hangus, sehingga korban ZA merasa ditipu oleh Terduga KA atas perbuatan tersebut ZA melaporkan ke pihak berwajib.

Sebagai barang bukti yang berhasil diamankan petugas berupa, 1 buah CD yang berisi rekaman video.1 lembar bukti transfer.1 lembar rekening Koran Bank BRI dan 1 buah Kartu ATM Mandiri.
Selanjutnya penyidik dan penyidik pembantu melengkapi administrasi penyidik guna dilakukan Tahap l ke kejaksaan.(SH/RZ)


0 komentar:

Posting Komentar