KTI Kawo Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

Loteng-(Journalntb.com)-Karang Taruna Indonesia ( KTI ) "Kembang Komak" Desa Kawo menggelar kegiatan bakti sosial yaitu Pemeriksaan dan pengobatan gratis, Jum'at (07/02) di Majlis Ta'lim Darul IstiQomah Gonjong yang merupakan salah satu majlis yang berada di Desa Kawo.

Kegiatan tersebut merupakan satu diantara sekian banya cara mewujudkan pengabdian, berkontribusi, menumbuhkan kepedulian dan tanggung jawab kepada masyarakat desa Kawo.

Ketua KTI kembang komak (Aang Rangga MP) mengatakan, kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis ini bisa terlaksana berkat kerjasama dengan MAJLIS TAKLIM Darul IstiQomah mengadakan dan dukungan masyarakat desa Kawo, BPD Desa Kawo, PKM sengkol dan juga KTI kabupaten Lombok tengah.

Adapun masyarakat yang mengikuti program tersebut, Aang (sapaan akrab) menuturkan, sekitar 500 orang terlayani untuk pemeriksaan kesehatan ( GDS, Asam Urat, Kolesterol ) dan pengobatan gratis.

Sedangkan untuk tenaga medis, pihaknya mendatang 4 orang umum, 1 orang dokter gigi, 20 orang perawat,  3 bidan, 3 apoteker 2 asisten  apoteker,  3 analis, dan tidak ketinggalan 1 Fisioterapis dan 3 Asisten Fisioterapis.

Ibu Aminah yang merupakan peserta pemeriksaan dan pengobatan mengatakan " saya sangat berterimakasih dan terharu   kepada pemuda desa Kawo ( KTI Kembang Komak) karena mengadakan acara yang begitu mulia" begitu tandasnya.

Secara khusus, Aang  menyampaikan  " kami juga  sangat terharu melihat antusias masyarakat desa Kawo atas acara yang dilakukan dan tentunya akan berjuang sepenuhnya agar KTI kembang komak terus melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat dan  menjadi trandseter KTI di Indonesia.

Sementara MPKT kembang komak DR. Wiredarme S.PD yang juga selaku dosen kampus IPDN dan dosen Unpar menambahkan " kami sangat bangga dan berterimakasih kepada pemuda-pemuda desa Kawo yang berusaha semaksimal mungkin mengadakan acara pemeriksaan dan pengobatan gratis sehingga bisa menunjukan kepedulian kepada masyarakat dan mampu membantu masyarakat dibidang kesehatan".(**)

0 komentar:

Posting Komentar