Nelayan ditemukan Sudah Meninggal Dunia



Journal NTB .com PRAYA. Setelah tiga hari tim Basarnas dan TNI serta polri bekerja keras akhirnya menemukan Amaq Nawar (47) Nelayan dari Desa Kidang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah NTB . Korban tenggelam beberapa waktu yg lalu di wilayah Pantai Pelabuhan Teluk Awang Desa Mertak, Kecamatan Pujut Loteng. Korban  ditemukan Senin malam (10/2/2020), pukul 20.00 wita. Sudah tidak bernyawa. Korban ditemukan Aparat  tidak jauh dari keramba seorang warga sekitar 50 meter dalam keadaan mengapung. Korban hilang sejak hari Sabtu tanggal 8 Pebruari 2020 sekitar jam 6 sore. Terlihat 
Isak tangis keluarga dan warga  menyambut jenazah Amaq Mawar ketika sudah ditemukan tidak bernyawa," Ratusan Warga tidak bisa menahan sedih karena korban dikenal sebagai pekerja keras dan baik dengan tetangga."ucap Haji Tarnadi salah seorang kerabat korban. Menurut Haji Tarnadi
Korban sudah  dimakamkan di pemakaman rumah duka langsung  malam itu, mengingat jasat korban sudah terendam air beberapa hari.
Sebelumnya, korban hilang saat sedang menyalakan lampu dikerambanya mengunakan perahu di wilayah pantai Pelabuhan Teluk Awang dengan menggunakan sampan. Setelah sampai di kerambanya, diperkirakan korban menambatkan sampannya dan menyalakan lampu kerambanya.
Namun tidak lama tali tambatannya putus atau terlepas, sehingga sampannya hanyut dan korban hilang tenggelam. Perahu korban yang terseret ombak ditemukan oleh Nelayan yang baru pulang dari mancing, sehinga saksi yang menetahui korban pergi ke kerambanya itu langsung meminta tolong warga dan melaporkannya pada pihak aparat untuk melakukan pencarian.
Selanjutnya Tim SAR bersama BPBD Lombok Tengah, TNI, Polri dan bersama masyarakat melakukan pencarian selama dua hari  korban belum juga ditemukan sampai sore hari, Senin (10/2). Karena cuaca yang tidak mendukung pencarian terhadap korban dihentikan dan rencananya akan dilanjutkan besok pagi (Red"Rabu). Namun Alhasil  korban berhasil ditemukan malam hari oleh masyarakat yang melakukan pencarian.
TIM  SAR Mataram I Gusti Lanang Wiswanda menjelaskan, setelah bekerja keras tanpa henti pihaknya bersama Anggota menemukan korban sudah tidak bernyawa," bersama warga korban ditemukan dalam keadaan mengapung tidak jauh dari kerambanya.' jelas I Gusti Lanang Wiswanda. Humas I Gusti Lanang Wiswanda berharap  para Nelayan agar senantiasa memperhatikan soal keselamatan, jika sudah menjelang malam hari maka diharapkan para Nelayan pulang ke rumah masing sebab Cuaca pada bulan bulan ini cukup ekstrim.(**).

0 komentar:

Posting Komentar