Kades Pengadang Wacanakan Pengadang Jadi Destinasi Wisata Kreatifitas Barang Bekas

Loteng-Maraknya tren desa wisata di Nusa Tenggara Barat memicu banyak Kepala Desa untuk turut serta mengambil bagian.

Hal serupa juga dilakukan salah seorang kepala desa di Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah yaitu  Zainal Abidin, Kepala Desa Pengadang.

Ide tersebut muncul dari kreatifitas pemuda di bawah naungan Karang Taruna yang telah sukses menggelar Festival Miniatur Truk Hias.

Saat ditemui, Zaenal menyampaikan bahwa, pihaknya sangat mengapresiasi mulai dari ide kreatif pemudanya hingga terselenggaranya kegiatan Festival Miniatur Truk Hias yang digelar Minggu malam, (13/03) di halaman kantor desa.

Selain itu, Zaenal yang mengaku sebagai pelaku pengepul barang bekas juga mengucapkan banyak terimakasih kepada segenap pemudanya khususnya Karang Taruna Bina Remaja Prngadang.

"Saya sangat berterimakasih kepada seluruh pemuda yang turut mensukseskan gelaran acara yang sangat kreatif ini, bahkan saya tidak pernah membayangkan limbah kayu bisa menjadi kreatifitas yang memiliki tingkat ekonomis tinggi" pungkasnya kepada journalntb.com.

Untuk itu, kedepan dirinya berharap agar kegiatan serupa juga dilakukan mulai dari tingkat dusun baru kemudian diadakan secara besar-besarab di kantor desa. Bahkan dirinya juga berharap bisa mengadakan sampai jenjang yang lebih luas.

"Insya Allah, semoga ini menjadi awal yang baik dan tidak menutup kemungkinan kita akan gelar acara yang lebih spektakuler lagi" berbernya.

Mengenai wacana Pengadang yang direncakan sebagai Destinasi wisata kreatifitas barang bekas, Kades pengadang mengatakan bahwa festival ini merupakan langkah kongkrit untuk memulainya.

Dan untuk menopang segera terwujudnya rencana tersebut, dirinya meminta Karang Taruna secepat mungkin membuat Show Room sebagai tempat pemajangan kreatifitas berbagai seni karya pemuda dan masyarakat pengadang.

Sementara untuk masyarakat umum desa pejgadang, Zainal berharap untuk saling bahu membahu turut serta dalam mensukseskan rencana tersebut. Dan untuk mengawalinya, dirinya berencana akan memberikan sejumlah karung besar kepada masing-masing sebagai media mengumpulkan sampah yang bisa diolah.

"Sebagai langkah awal, semua kadus akan kami bekali dengan karung pengumpul sampah, dengan harapan para pegiat kreasi seni berbahan barang bekas bisa dengan mudah mendapat bahan dasarnya" terang zaenal.(**)

0 komentar:

Posting Komentar