Kemenag Loteng Apresiasi Larangan Sementara Sholat Berjamaah.


Lombok Tengah,Journalntb.com- surat Edaran Pemerintah Daerah Lombok Tengah (Loteng) Nomor: 338/18/Humas tentang ikhtiar pencegahan penyebaran Covid 19, di wilayah Kabupaten Tersebut telah diterbitkan. 

Dalam surat edaran yang diterbitkan tersebut, diatur beberapa hal diantaranya, pelaksanaan kegiatan ibadah Sholat Juma'at diganti dengan Ibadah Sholat Dzuhur di rumah masing-masing.

menanggapi surat edaran itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Loteng, H. Jalalussayuthi, saat ditemui diruangkerjanya, Selasa (24/03) mengatakan, larangan sementara untuk beribadah secara berjamaah, merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengantisipasi penyebaran Virus Korona.

Pasalnya, tingkat penyebaran dari virus tersebut, terbilang sangat cepat dan sulit untuk dideteksi."Kita duduk berdekatan saja sudah berpotensi terjangkit virus. Apalagi kalau Ibadah Sholat Juma'at, tidak ada jarak antara satu dengan yang lainnya,"tuturnya

surat edaran pemda loteng ini, lanjutnya merupakan terusan dari surat edaran Gubernur NTB Nomor.360/170/BPBD/III/2020, dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"MUI ini mengeluarkan fatwa yang tentu saja sudah dipertimbangkan. kami yang pasti menghormati dan menjalankannya," ungkapnya.

menindaklanjuti surat edaran tersebut, ia berserta para staf yang ada, akan melakukan tindakan pengendalian sosial (Preventif) berupa sosialisasi di melalui KUA.

"Kami sosialisasikan juga larangan sementara kepada masyarakat untuk hindari kerumunan dan tidak membuat acara secara massal, selama 14 hari ke depan,"pungkasnya.(fikra)

0 komentar:

Posting Komentar