Antisipasi Covid19, Wakil Bupati KSB Tinjau Pasar Tradisional Berikan Imbauan dan Bagikan Masker

Sumbawa Barat.journalntb.com-

Mewabahnya Corona Virus Disease (Covid19) pemerintah kabupaten Sumbawa Barat melakukan antisipasi pencegahan penyebaran pandemi Virus Corona.Dengan cara penyemprotan disinfektan di beberapa wilayah dan pembagian Masker kepada masyarakat.

Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin ST.membagikan Masker kepada pengunjung dan pedagang pasar tradisional kecamatan seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat yang di dampingi oleh Kajari KSB Nusirwan SH, MH.Kasdim  1628/SB Mayor Inf Achmad Nurodin Hidayat,S.Sos.Waka Polres Sumbawa Barat Kompol Teuku Ardiansyah SH. Kepala Dishub KSB Abdul Hamid.Kasat Pol PP Drs H. Hamzah.Kadis LH, Dinas kesehatan, disnakertrans dan Diskoperindag.

Dalam hal tersebut Wakil Bupati Fud Syaifuddin ST.menyampaikan kepada pengunjung dan pedagang diwajibkan memakai masker sesuai perintah Presiden, Gubernur NTB dan Bupati KSB.
"Untuk para pedagang jika tidak memakai masker silahkan jangan berdagang disini, untuk hari ini saya berikan toleransi akan tetapi jika besok para pedagang tidak memakai masker maka akan saya tindak tegas."kata Fud Sapaan akrabnya

Ia minta kepada kepala pasar untuk yang tidak pakai masker agar di keluarkan dari pasar, karena di NTB ini sudah banyak terjangkit virus Corona, hari ini saya akan membagikan masker, dan apabila tidak ada yang mau pakai masker saya minta kepada kepala pasar agar di keluarkan dan tidak usah berdagang bila perlu, jika ada pembeli yang tidak memakai masker jangan diterima.

Lanjut,pemerintah sedang menyiapkan masker untuk dibagikan kepada masyarakat Sumbawa Barat.Bagi pedagang masing masing agar menyiapkan tempat cuci tangan,dan diharapkan para pedagang mengenakan sarung tangan karena saat transaksi kita tidak tau uang itu datang dari mana asal usulnya.

" kepada penjual dari Lombok agar barangnya di kirim dan jangan bolak balik ke Lombok untuk menjaga penyebaran virus Corona ini, bahkan lombok sudah masuk zona merah. Pelabuhan poto tano tidak kita tutup karena kami takutkan akan ada krisis ekonomi di wilayah kita, jangan sampai kita mati kelaparan."Jelasnya

Ia menambahkan, kepada bapak ibu untuk tetap jaga diri dan kesehatan nya masing masing dan keluarganya. tetap jaga jarak minimal 1 sampai 2 meter untuk mencegah penularan virus covid19 (Sosial Distancing). Tingkatkan PHBS , selalu cuci tangan pakai sabun,olahraga dan berjemur agar badan tetap terjaga kekebalan tubuh.selalu gunakan masker dan jaga kebersihan pasar.(Rozak)






0 komentar:

Posting Komentar