Ini Respons HMS Akan Menyampikan Kepemerintah Pusat, Rakyat KSB Membutuhkan 21 Combine Harvester


Dalam puncak panen raya jagung dan padi,Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melakukan video telekonferensi bersama Mentri pertanian diLang Salid Desa Mura Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Selasa(14/4/2020).

Bupati Sumbawa Barat (KSB) Dr.ir.H.W. Musyafirin MM.Yang didampingi sekretaris daerah H.Abdul Aziz SH.MH. Dandim 1628/SB Letkol Czi Eddy Oswaronto ST. Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono Sik.MH. Kadis Pertanian Suhadi SP.M.Si.Kabid pertanian Syaiful Ulum,So.Kepala Bulog KSB L.Gatot Saleh.Danramil Taliwang dan Kapolsek Taliwang.  Kepala Desa Mura serta Kelompok Tani Salit Unggul.

"Ada satu masalah yang kami hadapi pada masa Covid-19 ini, yaitu kami kekurangan buruh tani dan mesin panen sekitar 21 unit untuk panen lahan yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat," kata Bupati saat tele konferensi bersama Menteri pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, 

Bupati menyampaikan, hingga saat ini Kabupaten Sumbawa Barat baru melakukan panen sebesar 60 persen, atau sekitar 5942 ha lahan padi dan 4000 ha lahan jagung.Kekurangan buruh tani ini diakibatkan karena Covid-19 sehingga pergerakan manusia harus diawasi dan berpotensi mengurangi para pekerja buruh tani.

"Saat ini mempunyai 21 unit mesin panen berskala besar dan delapan mesin berskala sedang. Untuk memaksimalkan panen raya secara serentak dalam masa covid-19, Kabupaten Sumbawa Barat masih membutuhkan 21 unit mesin panen berskala besar."Terangnya

Anggota Komisi IV Dapil 1 NTB Se pulau Sumbawa H.Muhammad Syafrudin ST. MM.Merespon positif keluhan Bupati Sumbawa Barat,meminta Mesin Padi saat kondisi Covid19 karena tenaga yang kurang dan cenderung mendatangkan pekerja dari luar daerah. 

"Saya berjanji akan menyampaikan kepada pemerintah pusat untuk segera direalisasikan. 21 unit mesin panen padi Combine Harvester, guna menopang proses panen di Kabupaten Sumbawa Barat."Kata HMS nama Sapaan akrabnya yang di kenal Humanis, saat dikonfirmasi Media via seluler.(14/4).

HMS Menambahkan, ini bentuk pengabdian saya pada rakyat yang telah memandatkan amanahnya pada saya, aspirasi rakyat akan kami sampaikan ke pemerintah pusat, karena sudah menjadi kewajiban saya untuk senantiasa berada di tengah-tengah masyarakat saat mereka membutuhkannya.(Rozak)


0 komentar:

Posting Komentar