Mabuk Saat Pandemi Corona, Empat Pemuda Digelandang Petugas


MATARAM.journalntb.com-Aksi sekelompok pemuda di Jalan Adi Sucipto Ampenan, Kota Mataram sama sekali jangan ditiru. Di tengah pandemi virus corona yang semakin meluas. Beberapa pemuda ditemukan petugas sedang berkumpul hingga larut malam. Mereka juga tengah asyik minum minuman keras (miras). Tentu saja kegiatan ini tidak bisa dibenarkan. Karena pemerintah dan petugas keamanan sedang berupaya untuk mencegah penyebaran virus corona. Sekelompok pemuda ini malah dengan santai berkumpul dan menenggak miras. Mereka langsung dibubarkan oleh Sat Samapta Polresta Mataram saat melaksanakan kegiatan patroli skala besar.  '' Mereka langsung kita bubarkan. Mereka sedang mengisi waktu dengan minum miras,'' ungkap Kasat Samapta Polresta Mataram, AKP I Gede Sumadra Kerthiawan. 
Giat patroli skala besar dilaksanakan minggu dini hari, 12 April 2020. Dimulai sekitar pukul 01.25 wita. Patroli ini melibatkan personel gabungan TNI/Polri dan Satpol PP Kota Mataram. Saat petugas datang ke Jalan Adi Sucipto. Sekelompok pemuda sedang menenggak miras Mereka memilih lokasi remang-remang agar tidak terlihat. Tapi aksi mereka diketahui oleh tim gabungan.Saat petugas datang. Beberapa botol dan miras dan gelas masih tergeletak. Empat pemuda yang ditemukan dilokasi langsung digelandang petugas. '' Karena mereka mabuk juga. Kita bubarkan dan amankan,'' tegasnya. 
Saat pandemi corona saat ini. Pembatasan jam malam diberlakukan pemerintah. Warga dibatasi untuk berkegiatan sampai pukul 22.00 wita. Setelah itu, langsung membubarkan diri untuk kembali ke rumah masing-masing. '' Sudah jelas kebijakan pemerintah untuk jam malam sampai pukul 22.00 wita. Yang kita temukan di atas jam itu dibubarkan,'' bebernya. 
Patroli skala besar ini juga digunakan untuk memberikan himbauan kepada warga yang ditemukan berkumpul. Mereka diminta untuk segera membubarkan diri dan balik ke rumah masing-masing. Warga juga diingatkan untuk mentaati himbauan pemerintah terkait upaya memutus mata rantai penyebaran virus covid-19. '' Kita himbau agar jangan berkumpul. Patuhi juga himbauan pemerintah. Corona ini sangat berbahaya,'' pintanya. Secara keseluruhan, giat patroli skala besar ini berjalan aman dan lancar.(shn)

0 komentar:

Posting Komentar