Operasi Keselamatan Gatarin, Polresta Mataram Semprotkan Disinfektan


MATARAM.journalntb.com-Operasi Keselamatan Gatarin 2020 adalah Operasi terpusat  yang serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia, yang digelar selama dua minggu mulai dari tanggal 6 hingga 19 April 2020 mendatang.  
Operasi ini digelar ditengah wabah Corona yang semakin mengganas.  Ditengah merebaknya Covid-19 saat ini, kegiatan operasi sengaja dirancang berbeda dengan Operasi Sat Lantas sebelumnya. Jika kegiatan operasi lantas terdahulu. Lebih menitik beratkan pada titik yang dianggap rawan pelanggaran lalu lintas. Situasinya berbeda dengan pelaksanaan operasi tahun ini. 
Selain tetap memberikan himbauan kepada masyarakat tentang berlalu lintas. Polresta Mataram dalam kegiatan itu kembali menyemprotkan disinfektan. Penyemprotan ini menggunakan mobil air water cannon (AWC) milik Polresta Mataram. Penyemprotan dilaksanakan hari Rabu 8 April 2020. Dimulai sekitar pukul 09.00 wita sampai 11.00 wita. Penyemprotan memilih rute memutari Kota Mataram.  Mulai dari Jalan Langko menuju Simpang Empat Seruni. Berlanjut Simpang Empat Ampenan. Penyemprotan disinfektan dilanjutkan ke Simpang Tiga Kebon Roek. Selanjutnya menuju Rembiga sampai ke Simpang Empat Bank Indonesia. Mobil AWC melanjutkan penyemprotan ke Simpang Empat AMM dan kembali menuju Mako Polresta Mataram. Kapolresta Matartam, Kombes Pol Guntur Herditrianto mengatakan, penyemprotan disinfektan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran corona. Penyemprotan itu sekaligus untuk menindaklanjuti instruksi Mabes Polri. Penyemprotan disinfektan ini menurunkan setidaknya 50 orang personel. Mulai dari personel Sat Lantas Polresta Mataram. Kemudian personel Satbinmas Polresta Mataram. Tak ketinggalan, personel Sat Samapta Polresta Mataram. '' Hari ini, kembali kita melaksanakan penyemprotan disinfektan. Kegiatan operasi keselamatan Gatarin 2020 juga kita gunakan untuk penyemprotan disinfektan,''  ungkap Kapolresta Mataram, Kombes Pol Guntur Herditrianto.  
Sesuai dengan kegiatan awalnya. Operasi Keselamatan ini lebih menitik beratkan kepada kegiatan preemtif (himbauan) dan prefentif (pengendalian). Sementara untuk kegiatan yang bentuknya represif. Berupaya untuk ditekan seminimal mungkin.  Kegiatan itu masih akan diupayakan kepolisian beberapa hari kedepan. '' Kita lebih mengedepankan upaya preemtif dan prefentif dulu,'' terang Kasat Lantas Polresta Mataram AKP Raditya Suharta.(shn)

0 komentar:

Posting Komentar