Polsek Cakranegara Tangkap Pencuri Keris Pusaka

MATARAM.journalntb.com-Pencuri keris pusaka dan dua bayonet ditangkap tim Opsnal Polsek Cakranegara. Keris yang dicuri bukan milik orang sembarangan. Keris tersebut milik seorang pemuka agama (pedande) di Cakranegara Utara, Kecamatan Cakranegara Kota Mataram. Pelaku ditangkap kurang dari sepekan setelah pencurian dilakukan. Pelaku berinisial PA alias  PL (22 tahun). '' Pelaku kita tangkap tanggal 10 April 2020 di Karang Medain. Dia mencuri keris pusaka milik pemuka agama di sana. Pelaku juga sempat kerja di sana sebalumnya,'' ungkap Kapolsek Cakranegara, AKP Zaky Maghfur di Mataram, Rabu (15/04/2020). 

Kronlogisnya, pelaku mendatangi rumah korban di Kelurahan Cakranegara Utara.Pencurian itu terjadi hari Sabtu 04 April 2020. Pelaku memanjat depan rumah milik korban. Upayanya membuka pintu rumah korban tidak berhasil. Dia tetap memaksa dan merusak pintu kemudian masuk. Pelaku kemudian masuk ke kamar suci (gedong suci). Tempat itu digunakan pemilik rumah untuk menyimpan barang pusaka. Setelahnya pelaku leluasa mengambil barang pusak milik korban. '' Ada tiga buah keris yang dicuri. Ada juga bayonet kuno yang terbuat dari besi ukuran 25 centimeter. Kerugian korban sekitar Rp 30 juta,'' paparnya. 

Karena barang miliknya hilang. Korban langsung melapor ke Polsek Cakranegara. Laporan itu diteruskan dengan melakukan olah TKP. Berbekal keterangn saksi-saksi. Identitas tersangka dikantongi petugas. Pelaku langsung ditangkap di wilayah Karang Medain. '' Dia bersembunyi dan kita tangkap di rumah neneknya di Karang Medain. Pelaku langsung kita bawa ke Mapolsek Cakranegara untuk diperiksa,'' bebernya. 

Introgasi langsung dilaksanakan. Terungkap bahwa keris pusaka dan bayonet kuno dijual seharga Rp 400 ribu. Harga yang tergolong murah untuk ukuran keris pusaka. Kini kepolisian masih mencari satu keris lagi yang sudah dijual pelaku. '' Dijual seharga Rp 500 ribu. Pengakuannya untuk hura-hura. Beli sabu juga,'' tuturnya. 

Dihadapan petugas. Pelaku kebanyakan terdiam. Dia mengaku datang dan beraksi seorang diri ke rumah korban. Ia pun masuk dengan memanjat tembok depan rumah korban. '' Saya beraksi seorang diri,'' katanya. 

Dari perbutannya itu. Pelaku terancam dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun penjara.(shn)

0 komentar:

Posting Komentar