PT. AMNT Istirahatkan 1000 Karyawan Selesai Rotasi Kerja di Lombok

Sumbawa Barat.journalntb.com-Perusahaan tambang Batu Hijau PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (PT. AMNT) melakukan langkah antisipasi terhadap karyawan ditengah Pandemik Corona Virus Disease (Covid-19).

Antisipasi dilakukan dengan menyediakan fasilitas Istirahat bagi karyawan yang selesai rotasi kerja di Hotel di Pulau Lombok.

" Kami sudah siapkan diantaranya Dmax Hotel di Praya karena perhitungan kami Praya masih Zona Hijau Covid-19," tandas Ahmad Salim, Manager SR & Government Site, kepada Media Rabu sore (15/4/2020) di Posko Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 KSB di Komplek KTC, sesuai serahkan bantuan APD.

Kenapa kemudian ini tidak dilakukan di Sumbawa Barat ini menjadi pertanyaan publik, namun ternyata sebelumnya Amman Mineral telah menyiapkan dua hotel di Sekongkang karena ada penolakan sebagian warga akhirnya dipilih di Lombok.

Lebih jauh terkait hal ini, Head Coorporate and Communication Amman Mineral,Kartika Oktaviana menjelaskan,  PT AMNT sudah melakukan kalkulasi mengenai kebutuhan fasilitas penginapan bagi sebagian karyawan yang sedang dalam istirahat atau field break.

Menurutnya terdapat sebanyak 1.000 karyawan yang akan ditempatkan di fasilitas penginapan di luar Batu Hijau ini dan dirotasi setiap 2 minggu.

" Dari hasil kalkulasi tersebut, fasilitas penginapan di KSB yang dapat kami ajak bekerjasama untuk kontrol penuh fasilitas penginapan ini sangat terbatas. Karenanya kami berupaya mencari alternatif, yaitu di Lombok. Terdapat 4 hotel di Lombok yang sudah sepakat bahwa fasilitasnya kami book sepenuhnya untuk kebutuhan fasilitas penginapan sementara ini.," terang Vina sapaan akrabnya, Kamis (16/4/2020).

Dengan demikian menurut Vina, pihaknya  memiliki kontrol penuh atas keamanan, management hotel, dan bahkan dapur, selama implementasi kebijakan ini.

"Pertimbangan kami juga tentu didasarkan pada fasilitas kesehatan di wilayah tersebut yang memadai. Karyawan yang berada di dalam fasilitas ini tidak diizinkan keluar masuk, menerima tamu, atau aktivitas lain yang membuka resiko terpapar COVID-19," tambahnya.

Selain itu ditegaskan Vina, PT AMNT sudah mengatur sarana transportasi khusus yang sudah di disinfektan dan para sopir juga menjalani karantina. Berbagai prosedur ini dilakukan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan para karyawan, keluarga karyawan, dan tentunya warga sekitar lingkar tambang.

"Kami berupaya untuk tetap menjalankan produksi secara normal, meskipun ada berbagai tantangan yang harus kami hadapi. Karena kami memahami signifikansi dari operasi kami terhadap ekonomi daerah dan nasional,"demikian pungkas Kartika Oktaviana.(red)

0 komentar:

Posting Komentar