Satlantas Polres Lombok Tengah Bagikan Masker Gratis.


Lombok Tengah.journalntb.com- Semua elemen masyarakat baik itu Pemerintah, TNI dan Polri bersatu melawan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) yang semakin hari kian meresahkan masyarakat.  Tak terkecuali, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Tengah (Loteng), Kamis (09/04) membagikan 500 masker. Pembagian masker tersebut ditujukan kepada semua pengguna jalan yang melintas di Jln. Gajah Mada Kota Praya. 

"Ini bagian dari upaya kami untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Loteng," ujar Kasatlantas Polres Lombok Tengah , AKP. Marully Rachmat Azwar, SH, SIK.

Dikatakannya, semua pihak harus bergerak dan bahu-membahu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di NTB, khususnya Loteng. Mengingat penyebaran virus mematikan tersebut sangat cepat. Disamping itu, kegiatan pembagian masker ini juga sebagai bentuk dukungan Polres Loteng terhadap himbauan dan arahan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam memerangi Covid-19. 

"Kita semua harus bergerak untuk bersama-sama mematuhi himbauan yang disampaikan Pemerintah," jelasnya. 

Menurut Marully, masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah diwajibkan menggunakan masker sebagai Alat Pelindung Diri (APD). Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan serta meningkatkan pola pencegahan penyebaran Covid-19. Terlebih lagi, Loteng merupakan salah satu wilayah yang masuk zona merah di Provinsi NTB.

 "Kami berharap masyarakat mematuhi aturan dan standar pencegahan Covid-19 sesuai SOP yang ada," jelasnya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, pihaknya juga aktif mensosialisasikan pola pencegahan Covid-19 kepada pengguna jalan. Seperti menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan cara mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas, menjaga jarak dengan orang lain demi kebaikan bersama (Social Distancing) serta menghindari kerumunan. 

"Intinya, kesadaran masyarakat harus terus ditingkatkan. Tetap mematuhi himbauan pemerintah sesuai protokol pencegahan. Bila perlu, masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak ada kepentingan," pungkasnya. (Red)

0 komentar:

Posting Komentar