Tim Opsnal Polsek Kediri Bekuk Dua Pelaku Pencurian dengan kekerasan di Kediri

Kediri.journalntb.com-
Polsek Kediri Polres Lombok Barat berhasil mengungkap Kasus Pencurian dengan kekerasan (Jambret) yang melibatkan dua orang tersangka.
Ini diungkapkan oleh Kapolsek Kediri Iptu Donny Wira Setiawan, S.IK di Mapolsek Kediri pagi tadi, Rabu (29/4).

Kapolsek Kediri Iptu Donny Wira Setiawan, S.IK mengatakan bahwa peristiwa Curas (Jambret) ini terjadi di jalan raya Dusun Dasan Tebu Desa Ombe Baru Kecamatan Kediri Kabupaten Lobar, Jumat (20/3).Korban bernama ItaLestari, Perempuan, 20 tahun,Sasak, Mahasiswa, Alamat Dusun Tunggu Lawang Desa Kuripan Selatan Kecamatan Kuripan Kabupaten Lombok Barat.

Ia menuturkan, modus para tersangka yaitu dengan berboncengan memepet  korban yang sedang memegang handphone dijalan raya dari arah sebelah kanan, lalu menarik paksa / merampas handphone milik korban, hingga sepeda motor korban oleng dan hampir terjatuh.
Dua orang tersangka berhasil diamankan yaitu berinisial (H), Laki- laki, Umur 20 Tahun, Islam,Buruh, Almat Dusun Batu Rimpang Desa Jembatan Kembar Kecamatan Lembar Kabupaten Lobar, dan tersangka berinisial (IM), Laki - laki, Umur 20 Tahun,Buruh tani, Alamat Dusun Dasan Belo Desa Jakem Timur  Kecamatan lembar kabupaten Lobar.

Lanjut Kapolsek, kronologis kejadiannya berawal dari korban hendak pergi ke rumah bibi korban di Sekarbela – Kota Mataram dengan menggunakan sepeda motor.Pada saat itu korban dalam posisi di bonceng, pada saat korban dalam perjalanan sempat mampir di SPBU Beleka untuk mengisi BBM. Setelah selesai mengisi BBM sepeda motor, 

kemudian korban melanjutkan perjalanan menuju Sekarbela, namun tidak jauh dari SPBU beleka tepatnya di jalan raya Desa Ombe Baru korban mengeluarkan handphone miliknya hendak menelpon ibu korban.Pada saat korban mengeluarkan handphone, tiba – tiba 2 (dua) orang tidak dikenal memepet korban dari arah sebelah kanan dan langsung menarik paksa / merampas handphone milik korban.

"Akibatnya sepeda motor korban oleng dan hampir jatuh, dan setelah berhasil merampas handphone korban lalu para pelaku berhasil melarikan diri kearah mataram.Adapun handphone milik korban yang dirampas yakni merk Xiaomi Redmi 8 warna hitam, sehingga dengan adanya kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 1.800.000,-"Ujarnya
 
Berdasarkan laporan korban, selanjutnya Unit Reskrim Polsek Kediri melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus curas ini.Team Dukep Unit Reskrim Polsek Kediri bersama Team Resmob Res Lobar didapatkan Barang Bukti berupa HP milik korban dikuasai oleh seseorang berinisial saudara (MF) yang beralamat di Desa Labulia Kecamatan Jonggat Loteng.

Setelah di mintai keterangan, (MF) mengaku mendapatkannya dari Saudara (AR) dengan cara tukar tambah HP.
Kemudian team gabungan mengamankan Saudara (AR) yang dari hasil introgasi mengaku di suruh saudara (IM) yang beralamat di Desa Dasan Belo Desa Jakem timur untuk menjualkan Hp tersebut.

"Atas keterangan (IR), kemudian team gabungan bergerak cepat mengamankan saudara (IM) dirumahnya tanpa ada perlawanan.Setelah di introgasi (IM) mengakui telah melakukan curas / jambret di jalan raya Ombe baru bersama saudara (H) dari Dusun Batu Rimpang Desa Jakem."tandasnya

Lalu team bergerak mencari saudara (H) dan berhasil diamankan di berugak rumahnya tanpa ada perlawanan beserta barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan saat melakukan curas / jambret Hp milik korban.Sehingga kedua terduga pelaku yang berhasil diamankan beserta barang buktinya  langsung di bawa ke Polsek Kediri guna proses penyelidikan / penyidikan lebih lanjut.

"Bahwa dari hasil pemeriksaan awal bahwa kedua pelaku mengakui telah melakukan curas dan uang hasil dari penjualan HP / hasil kejahatan para pelaku, diakui telah digunakan untuk kebutuhan sehari – hari membeli makan dan minum."kata Donny

Adapun barang bukti yang diamankan berupa 1 (satu) buah HP merk Xiaomi Redmi 8 warna hitam dan 1 (satu) unit sepeda motor honda beat warna hitam tanpa plat nomor.Atas perbuatannya H dan IM dijerat dengan pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) ke - 1e  dan 2e KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman penjara selama  lamanya dua belas tahun.(shn).


0 komentar:

Posting Komentar