Baiknya Dewan Loteng Batalkan Reses atau Berhadapan Denga Penyidik

Lombok Tengah-Kegiatan Reses yang di lakukan DPRD Loteng saat ini adalah sebuah pelanggaran serius jika memang benar di laksanakan.

Demikian disampaikan Ketua Pemuda Pancasila, M Samsul Qomar dalam Pers Realese.

Menurutnya, Reses adalah salah satu kegiatan Dewan yang ada mekanisme dan di atur oleh tata tertib dewan, kegiatan ini penting apalagi dana yang di keluarkan miliaran rupiah untuk 1 kali reses 50 anggota DPRD.

"Tapi untuk musim corona saya sarankan dewan segera menghentikan dan mengembalikan dana reses yang sudah di terima, sekretariat dalam hal ini pak Sekwan segera mencabut berkas reses karena dalam aturan main tidak mungkin orang bisa berkumpul di satu tempat lebih dari 10 orang, selain riskan akan penularan ini juga melanggar maklumat Kapolri, sehingga polisi bisa menangkap pelaku yang mengumpulkan orang banyak." Katanya.

Tidak hanya itu, dalam aturan reses harus ada kelengkapan lainnya yakni ATK, Makan minum, sewa tempat dan foto kegiatan , dimana mereka akan dapatkan kalau tidak fiktip . Saya sarankan kawan kawan saya dk dewan menunda kegiatan ini jangan paksakan diri karena akan mengakibatkan masalah hukum dan masalah kesehatan.
Kami warning betul , jika sampai kegiatan ini di laksanakan apalagi ada istilah reses door to door maka sama saja anda semua menggali kuburan hukum dan meminta penyidik memeriksa anda.

Mekanisme reses tidak bisa di rubah dari pintu ke pintu itu mekanisme abal abal, tidak boleh anda buat aturan sendiri cara sendiri harus sesuai aturan di tatib .

Baiknya dana reses miliaran itu di alihkan untuk penanggulangan Covid 19 yang kita asih kekurangan, buat apa cari resiko cari penyakit lebih baik anda mengalah semua demi rakyat.

Saat ini urgensi kegiatan reses tidak ada dan tidak penting yang penting saat ini menyelamatkan jiwa masyarakat, sebagai wakil rakyat harusnya punya sedikit rasa empati kepada rakyat jangan fikir diri sendiri dulu.

Saya mau debat sama dewan mana yg bisa menjelaskan ke saya reses pintu ke pintu itu sah atau boleh secara hukum, jadi mending yang sudah ambil berkas reses kembalikan lagi begitu juga dana reses jangan di utak atik alihkan untuk bantuan covid.

Jika tetap di laksanakan maka saya yakin akan ada implikasi hukum kepada 50 anggota dewan saya yakin itu jadi mending tunda saja kegiatan reses itu sekarang juga.

0 komentar:

Posting Komentar