Lalu Ading dan Qomar Mendorong Aparat Usut Tuntas Mega Proyek Pengadaan Dua Juta Masker


PRAYA. Journal NTB.
Ketua LSM Ammar Makruf Nahi Mungkar Lalu Ading Buntaran dan Samsul Qomar Ketua Pemuda Pancasila (PP)  mendorong Kejaksaan Negeri (Kejari) NTB Mataram untuk memproses dan mengusut tuntas dugaan kasus korupsi pengadaan dua juta Masker di kabupaten Lombok Tengah tersebut.  Dorongan ini disampaikan Kamis (28/5/2020).  

Kedua Tokoh Yang peduli dengan Uang Rakyat pada saat wabah Corona ini, memberi dukungan kepada Kejari NTB, Polda NTB  memberantas dan usut tuntas semua kasus dugaan koruspi proyek pengadaan masker ini. 

Ia ingin melihat kinerja Kejari NTB, kepolisian Polda NTB  terkait proses proyek  pengadaan masker ini sebab sejumlah LSM sudah melaporkan perkara ini ke meja hijau." Kita salut dengan rekan LSM yang sudah melaporkan dugaan Kurupsi kasus pengadaan masker ini." Terangnya.

Satu sisi, Samsul qomar dan Lalu Ading  mempertanyakan kapasitas Rekan LSM  yang bagian dari pengawasan pengadaan proyek pengadaan masker sebab dana ini mengunakan dana APBD Pemkab Loteng," Fungsi pengawasan sebagai kontrol dalam penggunaan dana APBD harus tegas jangan sampai rekan LSM terlibat dalam pengadaan ini." Ujar Ading.

Mantan dewan partai Demokrat itu juga menyatakan, saya mau tanya sekarang, dua juta masker sudah terdistribusi tidak, mana data dan progres pembagian masker itu Kan tidak ada sama sekali infonformasinya sudah berapa yang dibeli dan dibagi-bagi kedesa mana saja, siapa yang bagikan,
"sudah sejauh mana soal dua juta pembagian masker itu sekarang ke masyarakat, buka dong data ke publik. Ini soal  uang rakyat digunakan, bukan uang pribadi." tandasnya 

Tidak hanya itu, klaim Pemda 2 juta masker adalah hasil produksi UMKM Lokal, juga mesti publik harus tahu, untuk mengetahui mengenai kebenaran potensi UMKM atau tidak ada UMKM yang diberdayakan seperti yg diberitakan.

"Jika memang ada, berapa banyak UMKM dan UMKM yang diberdayakan tersebut. Jangan asal klaim, ternyata hanya 10 atau 20, kalau ini bukan pemberdayaan namanya." Kesalnya.

Selain itu Aneh jika 2 masker tersebut kebanyakan dibeli dari luar Loteng, bahkan dari luar daerah dengan harga antara Rp.3.000 sampai Rp.4.000 per satuan masker."Sementara pagu dana untuk masker ini harganya Rp.5500 per satu  masker." Jelas Samsul Qomar S,Sos.(shn).

0 komentar:

Posting Komentar