Legislator F Gerindra Usulkan Sholat Idul Fitri

PRAYA. Journal NTB Legislator Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Loteng Lalu Ramdan SAg dari F Gerindra  mengusulkan agar Bupati, Forkopimda, jajaran TNI, Polri, Kejaksaan  dan  Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Kubupaten Lombok Tengah menyikapi pro kontra di masyarakat akan implementasi maklumat MUI tentang pelarangan ibadah secara berjamaah di musholla dan masjid.

"Perlu diketahui isi dari maklumat MUI yang telah diterbitkan dan dilaksanakan, masjid ditutup," Kata Sekertaris F Gerindra Lalu Ramdan SAg Kamis (14/5/2020). 

Ia juga mengatakan, terkait maklumat MUI perlu disikapi secara arif dan bijaksana. Kata dia, pihaknya tidak akan melawan apa yang menjadi keputusan pemerintah hanya saja jika zona hijau covid-19,  dinilai masih bisa dilaksanakan salat Jumat di masjid." Ini usulan masyarakat, sekiranya kalau bisa masjid di jalan poros saja yang ditutup, kalau masjid di lorong tidak perlu karena daerah ini masih zona hijau maka perlu disikapi sebaik-baiknya, apalagi hasil data di Kecamatan Pujut Zona Aman dari Covid-19." sebut Lalu Ramdan.

Selanjutnya, Terkait Hasil Aspirasi ditengah Masyarakat  yang didasari berbagai acuan atau pertimbangan yang matang, kata dia Pemda,  DPRD, Forkofimda, jajaran TNI, Polri, kejaksaan dan  MUI Cabang Loteng perlu duduk bersama soal ibadah Sholat idul Fitri nanti di masjid.
"Apa yang terjadi hari ini, kaitannya dengan acuan adanya surat maklumat MUI pusat yang awalnya sifatnya biasa, berisi himbauan untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dengan rajin cuci tangan dan menjaga kebersihan diri harus ditaati dan dipatuhi demi pencegahan covid 19.' jelasnya.  Terkait
Didapilnya Kecamatan Pujut masih terkendali atau zona hijau, lalu kami minta ke Pemda, Forkopimda Jajaran TNI, Polri, Kejaksaan dan MUI Cabang Lombok Tengah  pada hari  Jumat masyarakat tetap melaksanakan shalat berjamaah di masjid yang pasti laksanakan ibadah Jumat berjamaah dan Sholat Idul Fitri, bahwa ibadah sholat idul Fitri adalah sekali setahun."Sarannya.
 
Pelaksanaan Sholat Jumat dan sholat idul Fitri di masjid harus tetap melaksanakan sesuai  protokol kesehatan dan tetap mencegah potensi penularannya."Sebaiknya Makmulat MUI dikawal masyarakat sebagai upaya waspada melawan penyebaran virus korona, jika tidak dilaksanakan atau pun dilaksanakan menjadi bumerang hanya saja demi kemaslahatan masyarakat maka bersama-sama dijalani dengan bijak," tambah Lalu Ramdan SAg.(shn)

0 komentar:

Posting Komentar