Mandi di Embung Dusun, Tiga Anak Tenggelam dan Ditemukan Meninggal Dunia

Lombok Barat.journalntb.com-
Suasana duka mendalam menyelimuti Desa Dusun Batu Bagus Desa Mareje timur kec. Lembar, dengan adanya peristiwa meninggal 3 anak sekaligus akaibat tenggelam saat mandi di Embung (Waduk buatan menampung air hujan).Terhadap peristiwa ini, Polsek lembar menindaklanjuti tentang adanya laporan meninggalnya tiga anak yang tenggelam di Dusun Batu Bagus Desa Mareje timur kec. Lembar.

Kapolsek Lembar Ipda Boy Ari Purnomo, SH mengatakan bahwa koordinasi dilakukan dengan keluarga korban dengan mendatangi langsung Lokasi Kejadian dan Rumah orang tua korban. 
Peristiwa ini berawal dari Laporan Bhabinkamtibmas Desa Mareje tentang meninggalnya tiga anak -anak yang  sedang mandi di embung.

Personel Polsek lembar langsung mengecek Tempat kejadian di dusun batu bagus desa mareje kec. Lembar dan koordinasi dengan keluarga terkait meninggalnya ketiga korban.

Adapun Nama korban  Nur Sakila Binti Awan, Perempuan 8 Tahun Kelas 1 SD,  Abip Maulana Bin Sulakwan, Laki Laki 9 Tahun pelajar kelas 1 SD, dan  Marfin Bin Atim, Laki Laki 9 tahun pelajar kelas 1 SD.

Menurut keterangan warga setempat bahwa warga diberitahu oleh teman bermain korban yang tidak ikut mandi, yang menjelaskan ada tiga korban tenggelam di embung pertanian di Dusun Lendang Garude Ds Mareje.
Mendengar laporan tersebut, Warga langsung berlari ke lokasi dan warga langsung turun untuk berupaya melakukan pencarian korban. Kurang lebih 10 menit melakukan pencarian, ketiga korban akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah lemas di dasar embung (waduk).

Diperkirakan kedalaman embung atau waduk (pemberian pemerintah) kurang lebih satu meter setengah, dan lokasinya lumayan jauh dari pemukiman warga.
Warga sempat membawa korban ke Puskesmas Jembatan Kembar untuk memastikan keadaan korban dan petugas puskesmas menyatakan ketiga korban sudah meninggal dunia.

Mengetahui korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, korban langsung di bawa kembali kerumah duka dan batu bagus desa mareje kec.Lembar
Awan yang merupakan Ayah Korban Nur Sakila mengatakan bahwa tidak keberatan dengan meninggalnya Nur Sakila.
"Awan sudah memasrahkan atas peristiwa ini merupakan musibah, menurutnya ini sudah merupakan suratan takdir dari Tuhan yang maha kuasa."Ujarnya (shn).

0 komentar:

Posting Komentar