NTB Mulai Serap Produk BUMDES


MATARAM.journalntb.com- Untuk meningkatkan sumber daya ekonomi desa, pemerintah Provinsi NTB mulai merancang peningkatan kegiatan distribusi barang dan jasa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).

Stok pangan dan kebutuhan bahan pokok kemasan mulai akan dititik beratkan produksinya di desa desa. Ini untuk medesentralisasikan pertumbuhan ekonomi dan memberdayakan usaha masyarakat di pedesaan.

"Pak Gubernur sudah mencanangkan program  Trade Distribution Centre (TDC) atau pusat distribusi produk usaha desa memanfaatkan BUMDES tadi. TDC berfungsi sebagai salter atau badan usaha yang menyerap produk pangan olahan dan kemasan dari desa. TDC akan ada setiap BUMDES," kata, kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Pemdes), Dr. H. Ashari, Jum'at (8/5). 

TDC adalah badan usaha anak perusahaan GNE. Perusahaan ini bergerak dibidang jasa ekspedisi barang yang kini menjadi mitra kerja JPS NTB Gemilang.

H.Ashari setuju dengan ide agar pemerintah menyerap gabah petani lalu mengemasnya menjadi bueras serta di distribusikan melalui program JPS Gemilang. Menurutnya, peningkatan nilai tambah dari gabah menjadi beras menjadi satu dari banyak usaha nilai tambah yang ditangani TDC bersama BUMDES. 

BUMDES memberdayakan usaha industri kecil di desa lalu TDC menyerap serta memasarkannya. Mekanisme ini yang sedang di gagas serta di jembatani pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pemdes tadi.

"Dengan adanya TDC ini kita harap semua kebutuhan masyarakat di desa bisa terpenuhi tanpa harus mengekspor dari luar. Bahkan sebaliknya, BUMDES bisa mengekspor produk lokal desa mereka keluar daerah bahkan antar provinsi dan negara," terangnya.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah baru baru ini meresmikan TDC untuk BUMDES Desa Kuripan Utara, Kabupaten Lombok Barat. menurut Gubernur, TDC bisa berfungsi menjadi outlet penjualan produk lokal di desa. Melalui program tadi, BUMDES bisa memenuhi seluruh kebutuhan pangan olahan serta kemasan produk usaha kecil di desa.

"Untuk membangun desa, maka geliatkan ekonominya. Ekonomi desa bisa bergerak kalau BUMDESnya bisa di gerakkan," ujar, Gubernur seperti ditulis dalam laman Facebook pribadinya.(**)

0 komentar:

Posting Komentar