Razia Maskes Dishub dan Pol PP Dinilai Tepat Setelah Bupati Realisasikan Janji 2 Juta Masker

Lombok Tengah-Razia masker yang digelar Dinas Perhubungan dan Pol PP untuk pengguna jalan di loteng dikritisi Pemuda Pancasila (PP).

Ketua PP, M Samsul Qomar dalam pernyataan menyampaikan, Harusnya Dinas perhubungan dan Pol PP Loteng punya malu, terkait razia masker kepada pengguna jalan di Loteng, karena apa yang di lakukan oleh dinas ini harus beriringan dengan kebijakan bupati terkait 2 juta masker gratis untuk rakyat.

" Saya mau tanya sekarang 2 juta masker sudah terdistribusi tidak, mana data dan progres pembagian masker itu ? Kan tidak ada sama sekali sudah berapa yang di beli dan di bagi bagi kemana saja siapa yang bagikan harus jelas," tegas pria sapaan Qomeng, Rabu (6/).

Razia masker semestinya di mulai dari jelasnya program 2 juta masker itu sendiri, coba kawan kawan wartawan tanya kadis koperasi Itu sudah sejauh mana masker itu sekarang buka dong data ke publik kan itu uang rakyat bukan kantong pak ihsan SHut itu pribadi.

Tidak hanya itu, klalim pemda 2 juta masker adalah hasil peoduksi UKM Lokal juga mesti di publish untuk mengetahui potensi UKM kita betul atau tidak ada UKM yang di berdayakan, jika memang ada berapa banyak UKM dan UMKM tersebut, jangan asal klaim ternyata hanya 10 atau 20 kalau itu mah bukan pemberdayaan namanya. Karena saya dengar masker ini kebanyakan di beli dari luar loteng bahkan dari luar daerah dengan harga antara 3000 sampai 4000 rupiah per masker, sementara pagu dana untuk masker ini 5500 per masker.

Jika, pemda dalam hal ini dinas koperasi tidak terbuka maka baiknya razia masker oleh diahub dan pol PP di hentikan , bagi duli rata masker baru razia, kalau sudah jelas brapa masker yg di bagi kemudian masyarakat tdk mau pakai baru segera di tindak tegas.
Malahan, kalau masker sudah jelas merata di masyarakat terus bandel jangan hanya di tahan motornya tapi juga di denda 25 ribu per orang yang tidak menggunakan masker, kita tidak boleh memberikan ruang kepada masyarakat yg bandel ini .

Sekali lagi, selesaikan masker 2 juta secara terbuka, jika sudah kita dapatkan maka ada yg bandel silahkan pemda tangkap dan denda sekaligus, tapi jika masker bermasalah baiknya kadis koperasi mengundurkan diri saja, atau kalau ada masyarakat yg belummenggunakan masker lalu kena razia dinas koperasi segera antarkan mereka masker ke lokasi razia, begitu seterusnya sampai semua pengguna jalan memakai masker.

Dua juta masker itu banyak, jadi kalau memang sudah betul ada pasti akan berlebihan kan kata bupati 2 per orang untuk cadangan kalau di cuci, jadi tidak ada alasan org tdk pakai masker jika memang benar ada 2 juta masker.(*)

0 komentar:

Posting Komentar