Forum Kepala Desa (FKD) Loteng, Laporkan Pembuat Akun Medsos Penghinaan Kepala Desa ke Polres Loteng.


PRAYA.Journalntb.com-
FKD (Forum Kepala Desa) se Kabupaten Lombok Tengah  datangi Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Lombok Tengah NTB Jum'at (5/6/2020). Terkait Video yang di buat oleh warga Dasan Baru Kecamatan Kopang  atas kasus pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan yang dituduhkan  kepada kepala desa Lombok Tengah dan menyatakan " Kepala Desa Jahiliah".

Lalu Yahya SH Kuasa Hukum FKD datang di Mako Polres Loteng  didampingi sekitar 30 Orang Kepala Desa se Kabupaten Lombok Tengah. Bersama-sama meminta keadilan kepada kepolisian atas isu fitnah yang telah menimpanya.

Lalu Yahya yg juga Kades Selong Belanak Loteng  ini mengatakan kepada awak media tentang  kedatangannya ke Polres Loteng,  tujuan nya tidak lain adalah untuk melaporkan pembuat Vidio konten berdurasi 3 detik yg diduga dibuat oleh pelaku bernama SK (40) warga Dasan Baru kecamatan Kopang  Terkait kasus pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan yang dituduhkan kepada kades yang menyatakan kades 'Jahiliah".

Dia menceritakan, kasus ini terjadi di media sosial Facebook (FB). Di mana, sebuah akun Facebook atas nama Grup Pemuda Dasan Baru memposting Vidio yang menuduh kades "Jahiliah'" dalam Vidio ini dinilai nada perbuatan tidak menyenangkan kepada semua (Kades) Kepala Desa  di Kabupaten Lombok Tengah.

 Vidio yang  diposting digrup  Facebook tersebut di perankan oleh   pelaku berinisial SK (40) warga Desa Dasan Baru didampingi rekannya disebuah mobil.

Selain itu, Vidio tersebut juga menyebutkan, akan melawan depala desa  sambil diamini sama rekannya di dalam mobil yang sama." Nah kita ingin tahu siapa kades yang dimaksud oleh pelaku apalagi dalam Vidio itu terlihat mereka berdua seakan mengejek semua Kepala  Desa di Lombok Tengah ini. Karena di dalam Video tersebut mereka menyebut kepala desa, jadi kita semua kepala desa merasa di hina oleh pelaku tersebut." Terang Yahya.

Untuk itu kami FKD ingin meminta pertanggungjawaban kepada pembuat Video, ada apa  dibalik pembuatan Vidio terebut. Tambah Yahya.

Akibat tudingan di Vidio Grup Facebook tersebut, Lalu Yahya SH juga mengatakan banyak kepala desa yang merasa keberatan atas tudingan itu. Seperti Kades Ketara Lalu Buntaran, dirinya sempat menghubungi pelaku untuk meminta maaf atas perbuatan pelaku,  namun pelaku  tidak mengindahkan permintaannya.

Atas segala yang ditudinkan pelaku  selaku Advokasi  FKD Yahya  meminta kepada pihak Kepolisian agar pelaku segara diproses secara hukum.   

" Saya meminta kepada pihak Kepolisian agar menindaklanjuti laporan FKD  dan mengusut pelakunya untuk segera ditangkap. Karena ini sudah menyangkut perbuatan tidak menyenangkan dan pencemaran nama baik bagi Kepala Desa dikabupaten Lombok Tengah. Sehingga mengakibatkan kehidupan seluruh kades di Loteng tidak tenang." Jelas Yahya dengan tegas.(TOH).

0 komentar:

Posting Komentar