GP Ansor Belum Tentukan Sikap Politik dipilkada Loteng.


PRAYA.Journal NTB.com-
Ketua Gerakan Pemuda Ansor (PW/GP Ansor) NTB H Zamroni Azis SPdi mengatakan Ansor belum menentukan sikap politik menghadapi pemilukada Kabupaten Lombok Tengah 9 Desember 2020 dan memilih fokus pembinaan terhadap kader untuk perkuat organisasi.

"Hingga kini kami belum menentukan arah politik. Kami akan fokus untuk membenahi dan melakukan pelatihan terhadap kader-kader untuk sebagai langkah memperkuat orgamisasi," kata H Zamroni Azis SPdi  Kamis  (4/6/2020).

Meski belum menentukan arah politik pada 2020 kata dia,  Ansor akan mendukung semua kader-kadernya bila ada yang ingin berpolitik dengan mencalonkan diri sebagai calon bupati dan wakil bupati."Bila ada yang ingin menjadi calon bupati  dan wakil bupati kami akan mendorongnya. Namun secara organisasi belum ada sikap politik," katanya.

Ia berharap semua kader Ansor bisa berperan dalam menjaga keutuhan daerah dan bangsa sebagaimana semangat perjuangan Ansor saat turut serta dalam merebut kemerdekaan. "Apapun jabatan dari kader ansor harus mengutamakan kesatuan daerah dan bangsa serta menjalankan Agama sesuai dengan ajaran Nahdlotul Ulama," kata Azis. Kader GP Ansor, Kata dia, juga harus mengembangkan perekonomian untuk mendukung kemajuan umat.

Ia juga menyatakan, Ansor sudah melihat kandidat calon bupati dan wakil Bupati  yang akan tampil dalam Pilkada Loteng  9 Desember mendatang ada tiga orang." Sejauh ini sejumlah calon sudah bertamu ke rumah namun saat ini sikap politik Ansor masih   independen." Tegas H Zamroni lebih jauh. 

Ditanya Sikap Ansor dalam Pemilukada Loteng  kata dia,  tentu akan melakukan Rapat organisasi dalam menentukan pilihan sebab Ada tiga kader NU disebut maju dikontestasi dalam pilkada Loteng." ini bisa pecah tiga sebab NU diloteng dibagi tiga yaitu kader NU nya LPB bersama  konstetuennya, kader NU Lalu Aksar Ansori bersama  Konstetuennya serta kader NU  Zamroni Azis  bersama Konstetuennya, nah khususnya didua Kecamatan NU Zamroni Azis yg disebut lebih banyak kostetuennya." terangnya.
 
GP Ansor khususnya didua Kecamatan yaitu Praya barat dan Praya Barat Daya sama sekali  belum ada perhatian oleh Pemda Loteng. Sementara kuntribusi pemda selama ini apa untuk pemuda Ansor." Apalagi banyak madrasah sama sekali tidak ada perhatian khusus di dua Kecamatan ini, sebut saja Madrasah di Desa Batujangkih sudah dibongkar namun terbengkalai." Singgung H Zamroni Azis. SPdi (**).

0 komentar:

Posting Komentar