Jelang Hari Bhayangkara ke 74, Polres Sumbawa Barat Gelar Bakti Kesehatan Rapid Test DriverTrue


Sumbawa Barat.journalntb.com-
Dalam antisipasi pencegahan penyebaran pandemi wabah Covid19 dan jelang Hari Bhayangkara ke 74, sekitar pukul 08.15wita Polres Sumbawa Barat menggelar Bakti Kesehatan Rapid Test Driver True.Bertempat di halaman Mapolres Sumbawa Barat. Kamis (18/6/2020).

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono Sik MH melalui PS Paur Subbag Humas Polres Sumbawa Barat Bripka Mayadi Iskandar mengatakan, kegiatan ini merupakan untuk mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease di wilayah kabupaten Sumbawa Barat.

Kegiatan pemeriksaan Rapid Test tidak dipungut biaya(gratis) yang diperuntukan untuk masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat dan pelaku perjalanan luar wilayah PPTG (Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala) yang terdata oleh Posko Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan ini merupakan kerjasama Polres Sumbawa Barat bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat dan Puskesmas Taliwang.

"Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono Sik MH bersama PJU Polres KSB,Kepala Dinas Kesehatan KSB H.Tuwuh S.AP. yang didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) H.M.YufiKhalid.SKM dan Kepala Puskesmas Dr.Darmawansyah."Ujarnya

Pemeriksaan Rapid Test menerapkan protokol kesehatan dengan mengunakan APD lengkap dan masyarakat wajib mengenakan masker serta menerapkan Phisical distancing. Adapun masyarakat yang mengikuti pemeriksaan rapid test berjumlah 89 orang. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat H.Tuwuh, S.AP mengatakan,bahwa Dinas Kesehatan mendukung secara teknis kegiatan Polres Sumbawa Barat guna memutus mata rantai penyebaran Virus Corona di kabupaten Sumbawa Barat.

"Kepada masyarakat agar mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19,seperti Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Mencuci tangan pakai sabun,Jaga jarak aman Sosial Distancing dan Pisycal Distancing, Selalu pakai masker." Harapannya.

H.Tuwuh menambahkan,bagi masyarakat yang tidak ada kepentingan jangan keluar dari rumah atau daerah lain,kalau masyarakat keluar ke daerah lain maka supaya melakukan karantina mandiri dan di pantau oleh petugas Covid19.(Rozak)

0 komentar:

Posting Komentar