Kampung Sehat Solusi Perbaikan di Segala Bidang Dalam pandemi Covid-19 Menuju Tatanan Kehidupan Baru


Sumbawa Barat.journalntb.com- Untuk menekan tingkat penyebaran Covid-19 dan menuju tatanan kehidupan baru di Nusa Tenggara Barat (NTB), Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal SIK MH bersama Gubernur dan Danrem 162/Wira Bhakti melaunching lomba "Kampung Sehat" di Desa Gegelang Kecamatan Lingsar Lombok Barat, Jumat (19/6).

Dalam kesempatan itu Kapolda NTB melaunching kampung sehat melalui tele video conferensi bersama Polres jajaran, Bupati dan Dandim se NTB.

Dalam kesempatan itu, Kapolda NTB menjelaskan, program "Kampung Sehat" memiliki misi sosail yakni meningkatkan partisipasi masyarakat melawan pandemi covid-19.

"Kampung sehat hadir sebagai solusi bukan saja dibidang kesehatan tetapi juga sosial ekonomi, pendidikan dan keamanan," katanya.

Lomba ini adalah bentuk dari intervensi kepada semua untuk sama-sama menekan penyebaran covid-19. Karena  pandemi Covid-19 ini berdampak di segala bidang.

Dengan adanya kampung sehat pengelolaan situasi keamanan ketertiban masyarkat tetap berjalan dengan baik, ekonomi menggeliat kembali tetapi dengan catatan protokol kesehatan tetap ketat.

Sementara itu, dalam waktu yang sama, Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Herman Suriyono SIK bersama Bupati dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah juga  menggelar launching Kampung Sehat di kantor Lurah Dalam Kecamatan Taliwang. 

Kapolres KSB mengungkapkan bahwa filosofi atau arti dari Kampung Sehat adalah Steril, Ekonomi produktif, Harmonis, Asri dan Tangguh yang disingkat menjadi SEHAT.

"SEHAT mencerminkan semangat warga menyambut tatanan baru di masa pandemi covid-19," katanya Kapolres yang biasa disapa Bang Herman. 

Kampung sehat dikemas dalam bentuk lomba agar warga berlomba menciptakan lingkungan bersih untuk memutus mata rantai penularan dan penyebaran covid-19.

"Kalau semua bergandeng tangan dari kampung atau desa maka pemutusan mata rantai covid-19 dapat berjalan maksimal," katanya. 

Menurut Herman, kunci untuk melawan penyebaran covid-19 ini adalah partisipasi masyarakat bersatu dan bergandeng tangan untuk mematuhi protokol kesehatan memutus mata rantai. 

"Saya berharap semua desa di KSB mengikuti dan mencanangkan kampung sehat, sementara ini ada 20 desa yang menjadi pilot projek," kata Herman 

Selain menekan angka penyebaran covid-19, dengan adanya kampung sehat sebagai solusi di segala bidang kehidupan seperti keamanan, sehingga nantinya masyarakat dapat menyelesaikan dan memecahkan permasalahan yang ada secara cepat.

"Intinya ikhtiar yang kita lakukan ini adalah bagian dari tanggung jawab kita mensukseskan kampung sehat yang telah dilaunching Kapolda dalam memutus mata rantai covid-19," tutupnya.(Rozak)

0 komentar:

Posting Komentar