Kapolres Loteng Gelar Silaturahmi dengan Pemuda Pancasila.


  
PRAYA JournalNTB.Com
Kapolres Lombok Tengah Baru AKBP Esty Setyo Nugroho bersama Anggotanya terus bersilaturahmi termasuk dengan Ketua PP (Pemuda Pancasila) bersama pengurus dan Anggotanya.

Ingin Lombok Tengah tetap sejuk dan kondusif, Kapolres Baru AKBP Esty Setyo Nugroho gencar meningkatkan silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat. Untuk itu, Kapolres yang akrab disapa Esty bersilaturahmi dengan Pengurus PP  (Pemuda Pancasila) di markas MPC Ormas PP Lombok Tengah dijalan Marde kota Praya  Selasa (16/6/2020).

Perwira yang merupakan  pucuk pimpinan Polres Loteng tersebut seringnya bersilaturahmi karena merasa  sebagai pendatang baru. Sehingga harus permisi dulu untuk menjalin sinergi yang baik.'
Kami sebagai pendatang baru di Lombok Tengah, maka wajib terus menjalin silaturahmi ke berbagai lapisan yang ada di Lombok Tengah termasuk PP." Ujar Kapolres yang baru menjabat beberapa Minggu ini.

Selain itu, menurut Esty, Amanat Kapolri harus dijalankan dengan baik."karena polisi tidak bisa berdiri sendiri tanpa ada dukungan dan kerjasama dengan semua lapisan.Termasuk rekan rekan media dan PP. Silaturahmi ke markas PP Lombok Tengah Sebuah kewajiban dalam bersilaturahmi. Jadi wajib hukumnya. Dan Alhamdulillah, sudah bertemu dengan ketua PP Lombok Tengah dan para anggotanya. Mereka merespon baik." Sebut Kapolres. Kata dia, dalam menjaga wilayah Lombok Tengah harus bersinergi dengan semua pihak. Apalagi Lombok tengah situasi saat ini menjelang pilkada." Kita ingin pelaksanaan pilkada loteng damai yang." harap Esty Setyo Nugroho. Sementara itu, ketua PP Lombok Tengah M Samsul Qomar mengaku bangga dan sangat mengapresiasi upaya Polres Loteng. Menurutnya,  Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho yang baru, terus bersilaturahmi dengan semua pihak demi kondusifitas Lombok Tengah yang harus dijaga bersama. "Semoga semua ini bermanfaat bagi kita semua," ujar Qomar.

Kata dia, PP mendorong agar kasus yg masih mandek agar dilanjutkan oleh Kapolres baru, Apalagi ada kasus  Dugaan Kurupsi Dana Hibah di tubuh BAZNAS ( badan Amal dan Zakat) diloteng.mereka para saksi sudah dipanggil. " Oleh Kapolres yang baru kasus ini tidak boleh mandek dan harus diusut tuntas."Tegas Samsul Qomar.

Hal senada ditambahkan Junaidi Akbar, bila hal itu merupakan awal yang baik. "Kalau menjalin komunikasi dengan semua pihak, itu sebagai cermin yang baik, demi kondusifitas Kota Praya. pungkasnya.

Sambung Junaidi Akbar, pelaku yang diduga menyalahgunakan Dana Covid 19 yang berjumlah milyaran rupiah harus dikawal." Saya paling tidak suka pelaku Kurupsi apalagi ini dana covid 19 yg diduga bermasalah, saya ingin berdoa bersama anak yatim agar penegak hukum yg tidak serius bekerja diloteng agar segera dipindah tugas." Kata Junaidi Akbar. (Kt

0 komentar:

Posting Komentar