Kapolres Loteng NTB, Optimalkan Seluruh Anggota Untuk Harkamtipmas.


lombok Tengah---Journal NTB,com 
Optimalkan fungsi anggota untuk menekan konflik di wilayah hukum Polres Lombok Tengah perlu kita apresiasikan. Disini masyarakat khususnya Lombok Tengah menunggu action yang akan di diwunudkan nya. 

Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho saat di temui Wartawan Journal NTB di ruang kerjanya Rabu (03/06/2020) mengatakan,

Terobosan program ini dalam rangka menekan konflik sosial di masyarakat dan mencegah tindak kejahatan yang  akan timbul di masyarakat. Serta bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Lombok Tengah. 

Dalam hal ini Kapolres ingin bersama Stakeholder yang lain bersama -sama menciptakan Harkamtipmas di wilayah hukum Lombok Tengah. Dalam wawancaranya dengan awak media Esty juga menyampaikan bahwa  dalam beberapa pekan ini dirinya memimpin Polres Loteng sudah mempelajari kultur ( Budaya) adat istiadat  dan perilaku masyarakat Lombok Tengah. sehingga dirinya harus segera action untuk mengeksekusi program yang di bawanya meski dirinya masih beberapa hari bertugas di Polres Lombok Tengah.

Sesuai arahan Kapolda dalam sertijab di Mako Polda NTB beberapa waktu yang lalu, bahwa Kapolres harus langsung bekerja dengan program-program nya, tidak boleh ada kata belajar karena seorang pemimpin di Polri sudah di berikan bekal pendidikan kepemimpinan selama dalam pendidikan di Kepolisian.

Menurut Esty, menciptakan komunikasi yang baik kepada masyarakat akan memberikan preventif Craem ( pencegahan tindakan kriminal. red.) sehingga dapat memberikan edukasi positif terhadap masyarakat.

Kerjasama meningkatkan keamanan adalah prinsip dasar mencegah tindak kejahatan, sebab kejahatan itu muncul karena adanya niat dan kesempatan. Sehingga kejadian apapun polisi harus hadir di tengah masyatakat gunanya untuk meredam konflik atau memberikan perlindungan rasa aman kepada masyarakat. Di Lombok Tengah ini konflik  yang terjadi kebanyakan bukan dari masalah yang besar tapi masalah sepele bisa menjadi besar. Terangnya.


Menanggapi kesiapan personil dalam Pilkada dan Pilkades mendatang Kapolres mengatakan, 
Kalau bicara ideal saya pikir jumlah polisi yang ideal belum ada di seluruh Indonesia.
Kalau kita melihat berapa jumlah anggota yang ada, 
Kekurangan personil itu jadi alasan klasik. Tapi Saya akan berupaya   memberdayakan personil secara maksimal. Pada semua fungsi.

Tindakan preemtive dan preventif dapat menyelesaikan permasalahan  adalah cara yang  lebih elegan lebih di terima masyarakat dari pada untuk menyelesaikan masalah dengan cara represiv. Makanya saya akan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat dalam mengatasi masalah.

Saya berharap semua anggota harus bisa berperan menjadi Babinkamtipmas di tempatnya masing-masing. Artinya anggota harus bisa menjadi contoh yang baik di dalam lingkungannya. 
Seluruh anggota Polres Lombok Tengah harus bisa menjadi Problem soleving, dapat menyelesaikan masalah dengan bijak sehingga masyarakat dapat hidup nyaman dan aman. Demikian Kapolres (SHN).

0 komentar:

Posting Komentar