Sumbawa Akan Dapat Bantuan Budidaya Lobster dari KKP RI,HMS Akan Kawal Hingga Pendistribusian Benur Lobster


SUMBAWA.journalntb.com-
Anggota DPR RI Dapil NTB 1 pulau Sumbawa H.Muhammad Syafrudin ST.MM.disapa HMS dikenal ramah dan humanis yang penampilannya sederhana,selalu memakai sarung dan sandal japit.

HMS di Komisi IV sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan sekarang dalam tahap verifikasi bagi kelompok yang akan mendapatkannya tersebut, yang tersebar di seluruh NTB jadi ada 135 KJA (Keramba Jaring Apung). Jumlah Benih lobster 200 ekor perlubangnya. 

"Wujud pemeliharaan benih tersebut dalam Keramba Jaring Apung (KJA) dan seluruh NTB ada sekitar 135 KJA, harapannya dengan adanya bantuan ini dapat menambah keinginan nelayan kita dalam membudidayakan lobster di Pulau Sumbawa"Ucap HMS

Hal ini menindaklanjuti surat Bapak Direktur Perbenihan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Nomor: 3931/DJPaB.DI/TU.210/IV/2020 tanggal 24 April 2020.Di NTB sendiri hanya ada dua Kabupaten yang akan mendapat kucuran dana yakni Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa.

"Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI tahun 2020 akan mengucurkan bantuan di NTB dalam hal budidaya lobster."Kata HMS Saat dikonfirmasi oleh Awak Media via seluler.Rabu(17/6/2020)

Lanjut HMS,Kabupaten Sumbawa sendiri saat ini sedang menyiapkan kelompok- kelompok mana saja yang betul- betul untuk serius dalam budidaya lobster dimaksud.Tetapi benar adanya kelompok Budidaya lobster ada 17 kelompok di kabupaten Sumbawa.

Dari 17 kelompok untuk Kab Sumbawa yang diajukan nanti kemungkinan akan bertambah tergantung kelompok yang diajukan dilokasi lain jika belum memenuhi maka kita berharap bisa dialihkan untuk penambahan kelompok yang diajukan untuk Pulau Sumbawa.

HMS menambahkan, Bantuan Benur lobster kepada kelompok Budidaya merupakan hasil verifikasi dari DKP Sumbawa,Bantuan tersebut nantinya akan saya kawal hingga pendistribusian sampai ke kelompok budidaya.

"Semoga dari kelompok nelayan yang diajukan tersebut memenuhi berbagai kriteria yang disyaratkan dan meminta nelayan agar serius dalam mengelolanya mengingat lobster adalah merupakan komiditi perikanan yang memiliki nilai jual tinggi"Tutupnya (Rozak)

0 komentar:

Posting Komentar