Aktivis; Visi dan Misi Bakal Calon Bupati Lombok Tengah Masih Hambar

Journal NTB : Pilkada serentak tinggal menghitung hari lagi. Tapi visi dan misi dari banyaknya bakal calon bupati-wakil bupati Lombok Tengah belum ada yang mengenak di benak para Aktvis pemuda dan mahasiswa. Rabu 8/7/2020

Pada acara ngopi bareng mahasiswa dan pemuda Lombok Tengah ini hangat dengan berbagai macam isu kedaerahan. Termasuk mempertanyakan wacana pergantian kepemimpinan di bumi Tatas Tuhu Trasna Lombok Tengah. 

"Visi semua calon bupati  hampir sama dan seragam. Kelihatannya visinya secara umum masih normatif. Itu terlihat ketika melihat hanya bermodalkan spanduk diseluruh pelosok kampung. Tidak ada yang istimewa. Ini menunjukkan bakal calon bupati loteng belum siap," kata Saiful Hadi aktvis muda yang masih bergelut di PB HMI Jakarta.

Menurut Nasrullah; yang juga ketua himpunan generasi muda (HGM) dari wacana penguasaan masalah yang ada di Loteng sangat penting, artinya bagi calon bupati. Dengan mengetahui persoalan daerah seorang calon bupati akan mengetahui jalan keluarnya. Dari situlah seharusnya program kerja disusun sehingga apa yang akan dikerjakan setelah terpilih menjadi bupati menjadi jelas. Ini yang belum terlihat dari para pasangan calon kita ini.

Lalu Panji ketua Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Loteng. Juga berkomentar, dari semua persoalan di Lombok Tengah ini calon bupati kita belum ada yang kongkrit secara wacana intelektual. Contoh seperti persoalan KEK Mandalika sampai hari ini masih bersengketa dengan masyarkat pemilik tanah. Kemudian persoalan anggran Covid-19 juga masih kita anggap pemerintah timpang tindih. Sehingga tidak mengenak sasaran masyarkat yang terdampak wabah Covid-19

0 komentar:

Posting Komentar