Kompi 2 Batalyon B Pelopor Sumbawa Barat Kegiatan Rutin Bakti Sosial Bagikan Paket Sembako dan Hewan Qurban di Desa Mantar

Sumbawa Barat.journalntb.com-
Kompi 2 Batalyon B Pelopor Sumbawa Barat Satuan Brimob Polda NTB menggelar pembagian Paket Sembako kepada Lanjut Usia dan Hewan Qurban Kepada masyarakat Desa Mantar Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat.Pada Jum'at (24/7/2020).

Dalam pantauan Awak Media,kegiatan Bakti Sosial yang seringkali dilakukan oleh Kompi 2 Batalyon B Pelopor Sumbawa Barat Satuan Brimob Polda NTB terhadap masyarakat Sumbawa Barat.Bantuan Paket Sembako diberikan kepada warga lanjut usia sudah menjadikan program Brimob KSB setiap bulannya.

Danki Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Sumbawa Barat IPTU Sulaiman H.Husain mengatakan,Dalam pembagian Sembako kepada warga lanjut usia merupakan kegiatan rutin setiap bulanya, dan menjelang Hari Raya Idul Adha Satbrimob KSB membagikan 3 Hewan Qurban kepada 1 Kelurahan dan 2 Desa yaitu, Kelurahan Bertong Kecamatan Taliwang,Desa Kiantar Kecamatan Poto Tano dan Desa mantar Kecamatan Poto Tano.

"Paket Sembako dan Hewan Qurban merupakan dari gaji anggota Brimob KSB yang disisihkan untuk disumbangkan kepada warga yang  membutuhkan,ini setiap bulannya selalu kita peduli kepada warga masyarakat kabupaten Sumbawa Barat"jelasnya

Kepala Desa Mantar Asmono mengatakan,dengan ucapan terimakasih dan apresiasi nya kepada Pak Danki Brimob dan anggotanya yang selalu memberikan bantuan 15 paket Sembako dan Hewan Qurban berupa 1 ekor sapi.

"Kegiatan pak Brimob ini dilakukan setiap bulannya membagikan Paket Sembako Kepada masyarakat mantar yang khususnya lanjut usia,dan setiap tahunnya selalu memberikan  1 ekor hewan qurban"jelas kades

Ia menambahkan, selain pembagian paket sambako Pak Brimob KSB di musim kemarau selalu mendistribusikan air bersih kepada warga mantar,dan dimasa pandemi Brimob juga pernah melakukan antisipasi penyebaran covid-19 dangan cara penyemprotan disinfektan di setiap rumah warga dan tempat wisata di mantar.

"Lokasi mantar yang dikenal sebagai wisata paralayang yang ketinggian desa mantar tersebut sekitar 600 meter dari permukaan laut,sehingga tempat tempat berkumpulnya masyarakat di semprot dengan disinfektan guna pencegahan penyebaran covid-19" pungkasnya.(Rozak)



0 komentar:

Posting Komentar