Polres KSB Apel Gabungan Gelar Pasukan Sandi Ops Patuh Gatarin 2020

Sumbawa Barat.journalntb.com-
Bertempat dilapangan Mapolres Sumbawa Barat dilaksanakan  Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Patuh Gatarin 2020 di Pimpin langsung Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono Sik.MH.Pada hari kamis (23/7/2020).

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Gatarin 2020 dalam rangka cipta kondisi Kamtibcarlantas Paska Idul Fitri 1441 H ditangah  merebaknya Covid-19 Pada Masa New Normal, yang dihadiri Kepala BNNK Sumbawa Barat AKBP Ceppy Ahmad Hidayat S.Ag.Kasdim 1628/SB Mayor Inf Achmad Nurodin Hidayat,S.Sos.Wakapolres KSB Kompol Teuku Ardiansyah SH.PJU Polres Sumbawa Barat.Danki Brimob KSB.Dinas Perhubungan KSB.Satpol PP dan Senkom Mitra Polri.

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Gatarin 2020 ditandai dengan penyamatan Pita dimulainya Operasi yang berlangsung selama 14 hariterhitung mulai dari tanggal 23 Juli s/d 5 Agustus 2020

Dalam sambutan Kapolres Sumbawa Barat antara lain mengatakan, bahwa permasalahan dibidang Lalu Lintas berkembang cepat dan dinamis yang belakangan dibarengi dengan covid-19 tentunya berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi yang ada di KSB, mobilisasi orang dan barang perlu didisiplinkan sesuai protokol Covid-19 dengan baik sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Bahwa jumlah kecelakaan Lalu Lintas pada Operasi Patuh tahun 2019 sebanyak 33 kejadian  dan  mengalami penurunan 8 kejadian  atau 20 porsen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018 sebanyak 41 kejadian, jumlah korban meninggal tahun 2019 sebanyak 7 orang mengalami penurunan sebanyak 15 orang atau 68 porsen dibandingkan dengan tahun 2018 sebanyak 22 orang.

Sedangkan jumlah korban Luka berat 2019 sebanyak 8 orang mengalami penurunan sebanyak 3 orang atau 27 porsen dibandingkan dengan periode 2018 sebanyak 11 orang.

Sementara jumlah pelanggaran operasi  patuh 2019  sebanyak 15.750 pelanggar mengalami penurunan 5'100 pelanggaran atau 24 porsen, dibanding dengan periode yang sama tahun 2018 sebanyak 20.850 pelanggaran.

Adapun jumlah teguran Operasi patuh 2019 sebanyak 4.556 mengalami peningkatan sebanyak 121 pelanggara  atau 3 porsen dibanding dengan periode yang sama tahun 2018  sebanyak 4.435 pelanggaran.

Kapolres menambahkan,secara umum bahwa pelanggaran didominasi karena tidak menggunakan Helm, sabuk keselamatan dan kelengkapan surat-surat kendaraan.Bahwa dengan adanya Operasi Patuh ini agar dikedepankan tindakan preemtif melalui edukasi baik dengan cara konfensional maupun  tehnologi informasi yang bisa diterima oleh masyarakat dan mampu mengubah perilaku terkait protokol kesehatan  dimasa adaptasi kebiasaan baru.

Diakhir sambutan kapolres Sumbawa Barat menekankan kepada anggota,sebelum melaksanakan tugas berdoa terlebih dahulu.Lakukan Senyum Sapa dan Salam.Utamakan faktor keamanan dan keselamatan serta tetap mempedomani protokol kesehatan dalam situasi New Normal.Hindari tindakan kontra produktif.Dan lakukan tugas Operasi patuh dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat.
(Rozak)

0 komentar:

Posting Komentar