Polres KSB Rapat Pembahasan Indikator Penilaian Lomba Kampung Sehat

Sumbawa Barat.journalntb.com-
Jelang lomba Kampung Sehat Dinas Pemberdayaan dan Aparatur Desa (BPMDes) Kabupaten Sumbawa Barat melakukan Rapat Pembahasan Indikator Penilaian Lomba Kampung Sehat Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2020. Bertampat di Aula BPMdes.Selasa (14/7/2020).

Dalam kegiatan pembahasan indikator penilaian lomba kampung sehat turut hadir, Dokkes Polda NTB Kombes Pol Dr. Hubaidillah, Sik.Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol Czi Eddy Oswaronto ST. Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono S.IK,.MH.Pamatwil Wilayah KSB AKBP Jolmadi (KA YANMA POLDA NTB) Wakapolres KSB Kompol Teuku Ardiansyah SH.Kabag Ops Polres KSB Iwan Sugiyanto SH.Jajaran Polsek Res KSB,Danramil jajaran Kodim 1628/SB. Camat Se -KSB,Tim PDPGR dan PKK.

Kepala Dinas Pemberdayaan dan Aparatur Desa (BPMDes) Drs Mulyadi dalam sambutannya menyampikan,  sebelum terlaksananya lomba kampung sehat Kabupaten Sumbawa Barat sudah melakukan protokol kesehatan yaitu Program jambanisasi yang di promotori Bupati dan wakil Bupati dilaksanakan oleh TNI Polri dan Tim PDPGR, selama 100 hari, yang sudah dikerjakan sekitar 6.214 jamban,sebagai salah satu unggulan di kabupaten Sumbawa Barat.

"Sesuai Visi dan Misi Bupati Sumbawa Barat dengan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat secara merata berkeadilan masyarakat berasas gotong royong, sehingga Kabupaten Sumbawa Barat akhirnya bebas buang air besar sembarangan."Terangnya

Kemudian menggerakkan ke masyarakat yaitu dengan gerakan STBM yaitu ada 5 pilar(1) Stop buang air besar sembarangan (2) cuci tangan pakai sabun (3) Pengelolaan air minum atau makanan rumah tangga (4) Pengelolaan sampah rumah tangga (5) Pengelolaan limbah cair rumah tangga.

"Terkait Lomba Kampung sehat tujuannya agar masyarakat memikili perilaku Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).Kami sudah mempunyai indikator penilaian, dan mengusulkan juri nama nama ke Polres KSB Agen juri Kecamatan dan kabupaten."Ujarnya.

Kabid Dokkes Polda NTB Kombes Pol,Dr.
Hubaidillah.Memberikan motivasi terkait pandemi covid-19. Untuk mencegah Covid19 diharapkan TNI-Polri, bersinergi melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.Ada 3 hal yang bisa di terapkan new normal live yaitu pakai masker,jaga jarak dan cuci tangan pakai sabun.

"Kita harus berani menegur ketika orang tidak pakai masker,biasakan cuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas di luar rumah. Sosial Distancing dan Pisycal Distancing,karena Virus Corona ini menyerangnya melalui Mulut,Hidung dan Mata "jelasnya

Beliau menuturkan,Virus Corona ini ketika kena di Badan kita tidak ada masalah bahkan seandainya ada luka juga tidak masalah karna virus ini menyerangnya tidak melalui pembuluh darah, yang bahayanya melalui 3 hal tersebut hingga ke paru-paru.

Lanjut,karena Corona Virus Disease ini sementara belum ada obatnya kalau vaksin ada,dan kita harus meningkatkan imun kita yaitu melalui olah raga dan makanan bergizi.Ini bukan Program untuk Polri tetapi ini untuk masyarakat karena Virus Corona ini tidak bisa di prediksi sampai kapan selesai.

"Kondisi seperti ini harus beradaptasi dengan tetap Sosial Distancing dan Pisycal Distancing, Selalu cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas di luar rumah dan pakai masker, agar KSB tetap pertahankan zona hijau,"jelasanya

Sambutan Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono Sik.MH. menyampaikan.Bahwa seluruh desa mengikuti lomba kampung sehat,juara di tingkat kecamatan diambil tiga juara yang akan di lombakan di tingkat kabupaten dan juara di tingkat kabupaten akan dilombakan di tingkat propinsi.

"Mau tidak mau seluruh Aspek harus berjalan dengan baik, menuju new normal.Partisipasi aktif melalui gotong royong melalui agen PDPGR.Kampung sehat ada inovasi seperti Lomba Transportasi Sehat dengan kelengkapan surat berkendara ,memakai masker dan membawa Hand Sanitazer akan mendapatkan kupon,"jelasanya

Ia menambahkan,Barometer penilaian ada kelembagaan ketahanan pangan yaitu partisipasi aktif PKK memberikan edukasi kepada masyarakat memanfaatkan atau menciptakan pekarangan hidup dan produktif.Dan berprilaku Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

"Saya sudah keliling kedesa desa belum ada terbentuk suatu Peraturan Desa (Perdes) belum ada menerapkan program seperti contoh setiap Kepala Keluarga(KK) harus menanam cabe 10 pohon atau sayuran dll."Ujarnya

Lanjut, bidang keamanan menciptakan kamtibmas yang Kondusif yaitu dengan mengaktifkan kembali pos kamling, tujuannya dilakukan kampung sehat agar masyarakat membiasakan perilaku Pola Hidup Bersih dan Sehat, Selalu cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas dan memakai masker.(Rozak)


0 komentar:

Posting Komentar