Warga Desa Santong Mulia Lombok Utara di Gegerkan Penemuan Mayat Pasutri

Lombok Utara.journalntb.com-
Warga digegerkan penemuan mayat di rumah milik korban saudara  Sahnan 25 tahun dan istrinya saudari Rimni 20 tahun alamat Sumur Jiri Desa Santong Mulia Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara pada hari Minggu tanggal (05/7/2020).

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto Sik.M.Si dalam siaran pers menyampaikan.Saksi (1) Amaq Nursaidi menuturkan kronologi kejadian,sekitar pukul 19.30 wita saksi pada saat itu pergi ke rumah korban dan melihat sandal korban berada di luar kemudian memanggil korban namun korban tidak menyahut, kemudian saksi pergi ke rumah orang tua korban dan mengajak ke rumah korban sesampai di rumah korban saksi memanggil korban namun tidak menyahut kemudian saksi(3) mendobrak pintu rumah korban dan melihat korban saudara Sahnan tergantung di dalam rumah dengan menggunakan tali nilon yang panjangnya sekitar 3 meter.

"Saksi (1) bernama Amaq Nursaidi,60 tahun,laki laki,Saksi (2) bernama Sahar 50 tahun,laki laki,dan saksi (3) bernama Adi Julfiandi,24 tahun,laki laki, alamat Dusun Sumur Jiri Desa Santong muliya Kec. Kayangan Kab. Lombok Utara."Tuturnya

Lanjut,menurut keterangan saksi (3)
Setelah pintu korban didobrak oleh dirinya,kemudian saksi (3)mengambil sabit dan memotong tali nilon yang diduga untuk gantung diri,selanjutnya saksi (3) melaporkan kejadian ini ke kepolisian terdekat.

"Korban pasutri diduga bunuh diri diketahui identitasnya bernama Sahnan ,25 tahun, beralamat Dusun Sumur Jiri Desa Santong Mulia Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Dan bernama Rumni,20 tahun,beralamat Dusun Sumur Jiri Desa Santong Mulia Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. "Terangnya

Kemudian,sahnan di temukan gantung diri di dalam rumah milik korban dengan menggunakan seutas tali nilon warna biru yang panjangnya sekitar 3 ( tiga ) meter dan korban kedua istri dari korban pertama di temukan meninggal di atas ranjang tempat tidur rumahnya dengan mulut mengeluarkan busa  kemudian kedua korban di evakuasi oleh anggota polsek kayangan beserta warga sekitar dan di bawa ke puskesmas kayangan oleh 2 (dua) unit mobil ambulan puskesmas santong dan ambulan Desa Sesait.

Sebagai barang bukti yang diamankan petugas di tempat kejadian perkara berupa,1 (satu) buah tali nilon warna biru dengan panjang kurang lebih sekitar 3 (tiga) meter.1 (satu) buah tas warna biru gambar bintang.1 (satu) buah sabit yang di gunakan untuk memutus tali.Dan 1 (satu) buah handphone merek HUAWEI warna hitam.

"Selanjutnya pihak keluarga kedua korban menolak untuk dilakukan autopsi,
Kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum"pungkasnya (shn).

0 komentar:

Posting Komentar