Kapolres KSB Tetapkan 2 Tersangka Kekerasan Aksi Demo Ancaman 7 Tahun Penjara

Sumbawa Barat.journalntb.com-
Kepolisian Resor Sumbawa Barat menggelar Press Release terkait tindak pidana korupsi (Tipikor)dan tindak pidana Umum (Tipidum) kasus pembubaran oleh oknum masyarakat dengan tindakan refresif pengrusakan beberapa alat orasi.Bertempat diloby polres Sumbawa Barat (25/8/2020).

Dalam Press Release tersebut Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono S.I.K., M.H. yang didampingi Kasat Reskrim Sumbawa Barat AKP Afrizal SIK.Kasi propam IPTU Karyadi. Kanit Tipidkor sat reskrim IPDA Zaenal Abidin. Kanit 3 Sat reskrim AIPDA Komang Darmada.Penyidik Tipidkor sat reskrim BRIPKA Herman SH.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono Sik,.MH.menyampaikan,untuk yang pertama kita bahas yaitu terkait dengan kejadian Aksi Unjuk rasa yang kemarin di graha Fitrah pada tanggal 13 agustus 2020,yang telah melakukan kekerasan dengan cara bersama-sama pada saat aksi unjuk rasa yang di lakukan oleh aliansi Gerakan Masyarakat Sumbawa Barat Mencari Keadilan (GMSBMK).

"Saat ini penyidik sudah menetapakan sebanyak 2 tersangka yang melakukan pengerusakan pada saat aksi unjuk rasa kemarin.Pada kejadian tersebut penyidik sudah melakukan upaya paksa berupa penyitaan barang bukti pada saat melakukan tindak pidana."jelas Kapolres

Ia menambahkan,hasil dari penyelidikan untuk motif dari pelaku ini yaitu mereka tidak ingin melihat bejabat KSB di ganggu atau di maki-maki,

Lanjut,pada saat demo kemarin kita sudah menempatkan personil untuk melakukan pengaman dengan maksiml, kemarin itu kita tidak bisa membedakan yang mana masyarakat yang menonton dan yang mana melakukan aksi unjukrasa, namun pada saat kemarin terjadi kericuhan kita langsung amankan.

"kami sudah melakukan evaluasi dengan pemerintah Daerah supaya menempatkan 1 titik dimna tempat tersebut bisa untuk penyampaian pendapat bagi masyarakat siapa saja.
Harapan saya juga di negeri yang kita cintai ini demokrasinya tetap berjalan dengan baik."ujarnya

Kemudian untuk penyampaian pendapat silahkan saja kami siap mengamankan manakala memberitahukan ke kita tapi tentunya penyampaian pendapat harus di laksanakan dengan arif dan bijaksana.

Kedua tersangka dijerat pasal 170 ayat (1) KUHP dimuka umum secara bersama sama melakukan kekerasan terhadap orang dan barang.Ancaman hukuman pidana penjara paling lama  7 tahun.(Rozak)



     

0 komentar:

Posting Komentar